Friday, June 26, 2020

Peringati Hari Bhayangkara Ke-74, Polres Blora Bagikan Ratusan Paket Sembako

Kasdim Blora Serahkan Peralatan Protokol Kesehatan Di Sambongrejo
BLORA - Kepolisian Resor (Polres) Blora Polda Jawa Tengah bagikan 680 paket sembako untuk warga miskin di wilayah kabupaten Blora, Jumat, (26/06/2020). Kegiatan sosial tersebut digelar serentak di 17 tempat, untuk tingkat Polres di gelar di Balai Desa Sambongrejo Kecamatan Tunjungan, sementara untuk tingkat Polsek di gelar di 16 wilayah polsek masing - masing jajaran.

Kapolres Blora AKBP Ferry Irawan,S.I.K. memimpin langsung pembagian paket sembako di balai desa Sambongrejo kecamatan Tunjungan.

Bakti Sosial yang dirangkaikan dengan pencanangan Kampung Tangguh Nusantara Candi di wilayah kecamatan Tunjungan tersebut dihadiri oleh Wakapolres Kompol Drs.Joko Watoro, Kasdim 0721/Blora Mayor Budi Leksono, Pejabat Utama Polres Blora, Forkompincam Tunjungan serta Kepala Desa Se Kecamatan Tunjungan dan warga penerima bantuan.

Turut hadir Perwira Pengamat Wilayah (Pamatwil) Polda Jateng Kombes Pol Muhammad Endro,S.I.K.,MH Yang di wakili oleh AKBP Suwasi,SH,MH.

AKBP Ferry Irawan mengungkapkan bahwa kegiatan bakti sosial terus di gelar oleh Polres Blora sebagai salah satu wujud kepedulian Polres Blora kepada masyarakat yang membutuhkan, "Bakti sosial terus di gelar, terutama untuk warga miskin yang membutuhkan dan bakti sosial ini di gelar berkelanjutan," ucap Kapolres.

Lebih lanjut mantan Kapolres Solok ini membeberkan hari ini adalah puncak kegiatan bantuan sosial hari Bhayangkara ke - 74 yang di gelar serentak se Jajaran Polres Polda Jawa Tengah dan untuk Polres Blora sendiri membagikan 680 paket sembako, "Tidak banyak yang kami berikan, semoga bermanfaat bagi mereka," beber Kapolres.

Sementara itu Camat Tunjungan, Bambang Dwi Priyono, SE mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi bakti sosial dan pencanangan Kampung Tangguh Nusantara yang di gelar untuk warganya tersebut.

"Kami ucapkan terimakasih kepada Polda Jateng dan Polres Blora, tentunya dengan bantuan ini sangat bermanfaat bagi warga, dan dengan kampung tangguh nusantara ini, tentunya bisa memberi semangat dan motivasi agar warga aktif dalam menjaga kamtibmas diwilayah masing - masing," pungkas Camat Tunjungan. (DNR/Red)
Share:

Monday, June 22, 2020

Menuju New Normal Obyek Wisata Heritage Loco Tour Cepu

Persiapan Obyek Wisata Heritage Loco Tour Cepu, Jawa Tengah
BLORA - Paska Pandemi Covid-19, dalam rangka menuju era kehidupan baru (New Normal) akan obyek wisata di Kabupaten Blora mulai kesiapan buka kembali.

Salah satunya adalah obyek wisata Heritage Loco Tour milik Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Wisata Haritage Loco Tour milik Perhutani KPH Cepu ini tutup sduah hampir dua bulan, sejak menyebarnya Covid-19, dan rencana akan dibuka lagi awal nulan Juli memdatang.

"Rencana pembukaan awal bulan Juli 2020, sambil menunggu persyaratan dari dinas pariwisata dan instansi terkait," ucap Kepala Administratur KPH Cepu Dadut Sudjatmiko melalui Junior manager Bisnis Dodik Widya Buana (Senin, 22/06/2020).

Untuk persiapan sendiri dipintu masuk penjualan karcis disiapkan alat pencuci tangan dan sabun serta thermogun pengukur suhu,

Bahkan disetiap tempat duduk juga beri tanda silang untuk jaga jarak, dan tempat duduk untuk gerbong juga diberi jarak.

"Ini saya cek mesin, karena lama tidak digunakan, sambil yang lain meyiiapkan tanda untuk jaga jarak disetiap tempat duduk," kata Ruslan pengelola wisata Haritage Loko Tour.

Tampak para petugas membersihkan gerbong dan memasang tanda silang untuk tempat duduk, agar jaga jarak sesuai protokol kesehatan menuju era kehidupan baru. (SYN/Red)
Share:

Thursday, June 4, 2020

Covid-19 Tetap, Sekda Blora: Jumat Seluruh ASN Mulai Masuk “New Normal”

Konferensi Pers GTPP Covid-19 Kabupaten Blora

BLORA – Sekretaris Daerah (Sekda) Blora Komang Gede Irawadi, SE, M.Si selaku sekretaris Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Blora, pada Kamis siang (04/06/2020) kembali menyampaikan update perkembangan persebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Didampingi Plt. Kepala Dinas Kesehatan dan Kabid Pemerintahan Desa Dinas PMD, Sekda menyampaikan bahwa hari ini tidak ada penambahan kasus Covid-19. Jumlah kasus yang telah terkonfirmasi positif tetap seperti kemarin yakni 30 kasus.

“Yang positif masih sama yakni 30 kasus, rinciannya 22 dirawat, 3 meninggal dan 5 sembuh. Kita berharap akan semakin banyak yang sembuh karena kondisi pasien sudah banyak yang membaik,” ucap Sekda Blora.

Namun demikian, jumlah pasien reaktif Rapid-Test menurutnya masih cukup banyak yakni mencapai 117 orang. Sehingga masyarakat diminta tetap meningkatkan kewaspadaannya.

“Adapun PDP masih ada 6 yang diawasi, ODP 24 orang, dan OTG 129 orang. Jumlah pemudik sendiri hingga semalam sudah mencapai 36.469 jiwa,” lanjut Komang Gede Irawadi.

Dengan data tersebut, pihaknya mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kedisiplinan terhadap pelaksanaan protokol kesehatan guna mencegah potensi persebaran dan penularannya.

“Bapak Ibu semuanya, saudaraku dimanapun berada. Kita harus lebih meningkatkan kedisiplinan, baik disiplin diri sendiri, disiplin lingkungan dan semuanya untuk memperhatikan kesehatan. Karena jika tidak disiplin, akan sangat sulit memutus rantai persebarannya. Terapkan protokol kesehatan yang sering disampaikan di berbagai media,” terang Sekda Blora.

Selanjutnya, Sekda mengatakan bahwa mulai besok  (Jumat 05/06/2020=red) seluruh ASN mulai masuk seperti biasa dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat sebagai awal penerapan normal baru di Kabupaten Blora.

“Besok semua ASN mulai masuk untuk kerja di kantor, sudah tidak ada lagi yang Work From Home (WFH). Sehingga kami minta seluruh Dinas/OPD bisa mempersiapkan penerapan protokol kesehatan, dan menata kantornya sesuai dengan ketentuan yang berlaku agar bisa memberikan pelayanan masyarakat dengan baik,” tambah Sekda.

Dirinya juga mengucapkan terimakasih kepada seluruh jajaran TNI, Polri, Satpol PP, BPBD, stakeholder terkait dan komunitas sosial lainnya yang terus melakukan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya mematuhi protokol kesehatan guna mencegah persebaran Covid-19.

Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Blora, Lilik Hernanto, SKM, M.Kes, menambahkan bahwa ada beberapa indikator penting dalam kesehatan, yakni yang pertama indikator epidemologi.

“Indikator epidemologi diukur dari jumlah kasus yang ada, yakni di Blora masih ada peningkatan tetapi tidak terlalu tinggi. Lalu yang kedua adalah indikator kesehatan masyarakat yang diukur melalui kegiatan rapid-test yang kita lakukan lebih dari 2000 specimen, dengan hasil yang reaktif sekitar 11-12 persen. Jadi secara kesehatan masyarakat masih ada resiko terjadinya penularan di masyarakat,” terang Lilik Hernanto.

Yang ketiga menurutnya adalah indikator pelayanan kesehatan yang diukur dari jumlah angka kesembuhan. Diketahui bersama dalam beberapa hari terakhir angka kesembuhan di Blora ada kecenderungan terus naik yang mana saat ini sudah ada 5 pasien sembuh dan diperkiraan akan terus bertambah.

“Tetap semangat, mungkin semuanya capek, ada yang bosan. Mau tidak mau, siap tidak siap kita harus mau berubah. Kita tidak tahu sampaikan Covid-19 ini ada di sekitar kita. Kita harus tetap beraktifitas seperti biasa tanpa harus sakit sehingga harus mematuhi protokol kesehatan,” pungkasnya.

Terakhir, Kabid Pemerintahan Desa Dinas PMD, Dwi Edy Setyawan, S.STP menambahkan, pihaknya sebagai dinas yang mengurusi penyaluran BLT Dana Desa untuk penanganan dampak Covid-19, ingin menyampaikan bahwa saat ini sedang dilakukan persiapan penyaluran BLT Dana Desa untuk tahap kedua atau bulan kedua.

“Alhamdulillah untuk tahap pertama atau bulan pertama sudah berjalan lancar mulai 15 Mei lalu hingga 20 Mei 2020, dan Blora menjadi salah satu Kabupaten tercepat di Jawa Tengah yang menyalurkan BLT Dana Desa bersama dengan Kabupaten Kendal,” ungkapnya.

Sedangkan untuk persiapan penyaluran bulan kedua, menurutnya saat ini masing-masing desa sedang melaksanakan musyawarah desa (musdes) khusus untuk verifikasi dan validasi keluarga penerima manfaat. Karena masih dijumpai penerima ganda dan keluarga non DTKS yang belum masuk data penerima BLT Dana Desa.

“Bagi keluarga miskin non DTKS yang belum mendapatkan BLT Dana Desa pada bulan pertama bisa dimasukkan penyaluran pada bulan kedua melalui musyawarah desa khusus yang melibatkan BPD, LKMD, RT, RW dan lainnya secara terbuka, jangan sampai timbul anggapan yang dapat hanya orang dekat Kades, serta revisi peraturan kepala desa tentang penerima BLT Dana Desa. Diharapkan data penerima pada usulan bulan kedua benar-benar fix dan valid,” tegas Dwi Edy Setyawan, S.STP.

Adapun untuk Pemerintah Desa, diminta untuk bisa menfasilitasi masyarakat yang belum memiliki nomor induk kependudukan dan kartu keluarga ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Blora.

“Data penerima kami minta untuk bisa diumumkan secara terbuka. Bisa ditempel di tempat strategis desa atau diumumkan melalui pengumuman pengeras suara untuk keterbukaan publik serta fungsi pengawasan,” pungkasnya. (SYN/Red)
Share:

Saturday, May 23, 2020

Dandim Blora Kunjungi Veteran dan Warakawuri

Dandim Kunjungi Veteran
BLORA - Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Inf Ali Mahmudi SE. didampingi Kepala Staf Kodim Mayor Inf Budi Leksono dan Perwira Staf Jum'at Pagi 22/05/20 Berkunjung RT 04 Rw 04 Kel.Bangkle Kec.Blora di kediaman Para Veteran dan warakawuri.

Dalam kunjungan tersebut Komandan Kodim beserta jajarannya bermaksud untuk memberikan Bantuan Sosial berupa paket sembako bagi beberapa keluarga warakawuri yang berada di kelurahan bangkle

Bantuan Sosial berupa Paket Sembako diserahkan langsung oleh Dandim yang didampingi kepala kelurahan bangkle dikediaman Bapak Jadi,Bapak Slamet,Bapak Tasmin dan Ibu Jumirah yang berada di Rt 04/04.

"Bersilaturahmi dengan Veteran dan Warakawuri, kami merasakan betapa berat perjuangan mereka demi negeri ini, tidak salahnya, kami harus peduli kepada mereka," jelas Dandim

Dandim berharap dalam silaturahmi ini Jajaran Kodim 0721/Blora masih bisa menjaga rasa kekelurgaan dengan para pejuang, yang notabenenya ia adalah perpustakaan hidup.

"Beliau-beliau ini adalah senior-senior kita yang perlu kita hormati dan kita hargai atas perjuangannya terhada NKRI.dan kita sekarang sebagai penerus wajib untuk menjaga kedaulatan NKRI," kata Dandim.

"Walau terbatas,apa yang kita perbuat semoga paket sembako ini dapat bermanfa'at bagi keluarga Veteran dan Warakawuri.dan harapan kita semoga wabah Virus Covid 19 saat ini cepat berlalu sehingga seluruh warga blora dapat beraktifitas seperti sedia kala," Paparnya

Ditempat yang sama Slamet mewakili rekan-rekannya sesama Veteran mengaturkan terima kasih kepada Komandan Kodim 0721/Blora beserta jajarannya yang peduli terhadap para veteran dan warakawuri

"Terimakasih banyak Pak Dandim atas bantuan paket sembakonya, Semoga Pak Dandim dan semua Anggotanya Sehat selalu dalam lindungan Alloh SWT..Amin..," Ucap Slamet. (SYN/Red)
Share:

Tuesday, May 19, 2020

Aksi Humanis, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Harus Bopong Kakek Tua Untuk Terima BLT-DD di Todanan

Babinsa dan Bhabinkamtibmas  Membantu Bopong Kakek Tua 
BLORA - Babinsa Koramil 14/Todanan Kodim 0721/Blora Koptu Sugeng bersama Bhabinkamtibmas Polsek Todanan Polres Blora  Bripka Pasidin hari ini membantu harus bopong (mengangkat=red)  seorang kakek renta selaku Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk menerima  Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT - DD)
tahap awal yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa Dalangan, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora. Selasa (19/05/2020).

Penyaluran BLT Dana Desa dilaksanakan oleh Pemerintah Desa Dalangan dalam melaksanakan instruksi Pemerintah Pusat untuk membantu perekonomian warga miskin akibat dampak pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Hingga Mbah Sarif terlihat raut wajah kakek tua renta senang saat didatangi Tentara dan Polisi yang bersedia membantu membopong menuju petugas penyalur BLT Dana Desa tersebut.

Babinsa Koramil 14/Todanan Kodim 0721/Blora Koptu Sugeng mengatakan, pada saat pelaksanaan penyaluran BLT Dana Desa Dalangan berlangsung, melihat Mbah Sarif (75th) seorang kakek tua renta asal dukuh Jomblang RT 04 RW 04 Desa Todanan tidak bisa berjalan menuju tempat pembagian BLT karena sakit stroke.

"Kami dengan sigap  bersama dengan Bhabinkamtibmas langsung menolong kakek tersebut untuk membopong Mbah Sarif   untuk berjalan ke meja petugas," ucap Koptu Sugeng.

Sementara itu, Danramil 14/Todanan Kapten Chb sudiyono, ditempat terpisah membenarkan bahwasanya Babinsa dan Bhabinkamtibmas telah membantu membopong kakek tua penerima bantuan tersebut, dimana memang sudah menjadi tugas dan tanggung jawab selaku pembina desa serta tugas utama sebagai aparatur pemerintah.

“Ya benar, saya melihat Babinsa dan Bhabinkamtibmas membantu membopong kakek tersebut, hal ini sebagai representasi kehadiran negara ditengah masyarakat khususnya warga terdampak covid-19,” tegasnya.

Pelaksanaan penyaluran BLT - DD kepada keluarga penerima manfaat  khususnya di bulan suci Ramadhan ditengah Pandemi Covid-19 ini semoga bisa bermanfaat dan menjadi berkah, imbuhnya.

"Semoga dengan hal tersebut dapat meringankan beban dan menjadi ladang amal ibadah," tegas Danramil Todanan. (SYN/Red)
Share:

Monday, May 18, 2020

Tegakkan Disiplin, Wakapolres Blora Cek Sikap Tampang dan Kelengkapan Dinas

Pemeriksaan Anggota Polres
BLORA - Dibawah kendali dan pengawasan langsung Wakapolres Blora Seksi Provost dan Paminal (Propam) menggelar inspeksi mendadak (Sidak) Penegakan dan Penertiban Disiplin (Gatibplin). Giat tersebut dilaksanakan seusai apel pagi kepada ratusan personil Polri maupun PNS di halaman belakang Polres Blora, Senin (18/05/2020).

Wakapolres Kompol Samdani menyebutkan, kegiatan yang dilaksanakan mendadak itu untuk menjaga performa dan profesionalisme anggota kepolisian Polres Blora. Sasaran utama dalam pemeriksaan tersebut antara lain kebersihan senjata api dinas, sikap dan tampang hingga administrasi perorangan seperti KTP, KPS, SIM, dan STNK.

Dalam pemeriksaan, sejauh ini pihaknya tidak menemukan pelanggaran berarti. Melainkan ada beberapa teguran untuk anggota yang seragamnya sudah lusuh dan rambut panjang bagi personil yang tidak beraturan atau tidak rapi.

“Pengawasan seperti ini akan terus kami lakukan untuk menjaga profesionalisme bagi seorang personel Polri dalam menjalankan tugas kedinasan," ujarnya.

Kompol Samdani menambahkan kepada anggota Polres Blora untuk selalu memperhatikan sikap tampang dan kerapian serta selalu menjaga kebersihan supaya terhindar dari wabah virus pendemi Covid-19 yang saat ini sedang terjadi.

"Bersih dan rapi itu wajib bagi personil Polri," Tandas Wakapolres. (ADY/Red)
Share:

Sunday, May 17, 2020

Tips Merawat Sepeda Listrik Anda


Dilansir Dari Sepeda Listrik Murai
Beberapa Tips merawat sepeda listrik Anda, agar awet dan siap digunakan sebagai berikut:

1. Hindari Jalan Tanjakan

Sepeda listrik merupakan kendaraan yang diprioritaskan untuk perjalanan jarak dekat, tentunya lebih cocok digunakan di jalan perkotaan yang relatif datar. Jadi ketika menemui jalan yang terlalu menanjak sebaiknya mencari jalan alternatif yang lebih datar.

Jalan tanjakan yang dilalui terlalu sering bisa mengakibatkan performa baterai lebih cepat menurun. Jadi lebih baik lewat jalan yang agak jauh tapi lebih datar daripada dekat tapi menanjak.

2. Hindari Akselerasi Mendadak

Secara elektronik, ketika kita membuka gas penuh akan mengalirkan energi listrik maksimal dari baterai dan controller ke bagian motor. Demikian juga aliran ampere juga maksimum diluar batas kemampuan baterai dan controller. Jika akselerasi mendadak ini sering dilakukan maka bagian controller akan cepat panas dan cenderung mengeluarkan cracking-nya.

Kondisi tersebut jika terjadi terus menerus dapat memangkas usia baterai dan controller. Kesimpulannya, ketika sepeda listrik dalam posisi berhenti sebaiknya kita buka gas sedikit demi sedikit baru kemudian melakukan perjalanan, tidak perlu langsung membuka gas penuh.

3. Diagnosa dan Perbaiki

Sepeda listrik Trekko atau merek apapun rentan mengalami kerusakan jika tidak disertai perawatan yang benar. Jadi apabila dikendarai terasa ada sesuatu yang mengganggu secepatnya kita lakukan diagnosa lalu diperbaiki di bagian yang kurang pas. Intinya jangan sampai kita menunggu masalah bertambah parah kemudian baru melakukan perbaikan.

Jika terasa ada gejala misalnya performa atau tenaga kurang maksimal dari biasanya, baterai cenderung cepat habis, pemakaian kurang nyaman dan lain-lain maka harus segera dicari penyebabnya lalu dilakukan perbaikan sebelum terjadi kerusakan yang lebih parah.

4. Perhatikan Durasi Charging
Pengisian baterai yang terlalu lama (overcharging) adalah kasus paling parah pada kondisi sepeda listrik. Overcharging bisa membuat baterai langsung rusak dan tidak bisa digunakan lagi. Dalam hal ini kita tidak perlu bergantung pada sistem otomatis yang terdapat pada charger sebab tidak semua sistem otomatis charger bekerja secara optimal.

Sebaiknya kita sendiri yang menentukan durasi pengisian daya atau charging ini. pada prinsipnya durasi ideal pengisian daya pada baterai sepeda listrik berbeda-beda, lebih tepatnya tergantung dari kapasitas baterainya. 

Source:http://sepeda-88.blogspot.com/p/bagaimana-cara-merawat-sepeda-listrik.html
Share:

Terbaru

Banjir Masuk Rumah, Seorang Ibu di Cepu MD Tersengat Listrik Kulkas

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 ( BIDIKLENSA.MY.ID ) —  Peristiwa tragis menimpa sebuah keluarga di Kelurahan Ngelo, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora Jawa Tengah...

Total Pageviews

Contact Form

Name

Email *

Message *

Labels

Education

SELANJUTNYA »