Tuesday, April 6, 2021

Polres Blora, menutup kegiatan Pendidikan Diksar Satpam Gada Pratama

BLORA - Polres Blora Polda Jawa Tengah secara resmi menutup kegiatan Pendidikan Dasar Satuan Pengamanan Gada Pratama, Selasa, (06/04/2021).

Berakhirnya kegiatan Pendidikan Dasar Satuan Pengamanan Gada Pratama, ditandai dengan upacara penutupan di halaman depan Mapolres Blora yang dihadiri oleh pejabat utama Polres Blora, para pimpinan perusahaan pengguna satpam, pimpinan PT. Bima Global Security, Pimpinan PT. Unggul Jaya, serta Ketua Paguyuban Satpam Kabupaten Blora serta para Instruktur dan Peserta Diksar Satpam Gada pratama sebanyak 78 orang.

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK melalui Wakapolres Kompol Dr. Rubiyanto,M.Si selaku inspektur upacara, dalam amanatnya mengucapkan selamat kepada seluruh peserta Diksar Satpam Gada Pratama yang telah berhasil menyelesaikan tugas belajar dengan selamat dan dinyatakan berhasil.

"Bahwa Diksar Satpam Gada Pratama ini pada dasarnya merupakan satu upaya dalam rangka meningkatkan kemampuan, ketrampilan, dan cara bertindak bagi anggota satpam baik perorangan maupun kelompok terutama yang berkaitan dengan pengamanan dilingkungan kerja masing masing” beber Wakapolres Blora.

Berkaitan dengan pelatihan yang sudah dilaksanakan tersebut, Kompol Rubi berharap kepada seluruh peserta Diksar Satpam agar tidak berhenti untuk tetap belajar dan menimba pengalaman baik kepada seniornya maupun kepada anggota Polri selaku Pembina teknis dari satuan pengamanan.

“Satuan pengamanan dituntut untuk selalu menambah wawasan tentang berbagai perkembangan kriminalitas yang ada di setiap lingkungan kerjanya dalam rangka menyusun konsep perlindungan terhadap lingkungan kerja masing masing” tambah Kompol Rubiyanto.

Menutup sambutannya, Kompol Rubi mengajak seluruh peserta Diksar agar lebih meningkatkan kemampuan masing masing individu melalui berbagi pendidikan dan latihan serta penguasaan ilmu dan teknologi dalam rangka meningkatkan profesionalisme tugas satuan pengamanan.

Sementara itu, Perwakilan Bima Global Security, Guntur mengatakan bahwa
Banyak yang mengaku petugas keamanan tetapi tidak pernah mengikuti pendidikan Satpam. Untuk itulah Polres Blora Bekerja sama dengan PT. Bima Global Security Mengadakan Pendidikan Dasar Satpam Gada Pratama.

Lebih lanjut, Perwakilan Bima Global Security, menjelaskan bahwa
selama pelaksanaan kegiatan Diksar Satpam betul - betul menerapkan protokol kesehatan, karena masih dalam situasi pandemi Covid-19.

"Telah dilaksanakan pendidikan dengan baik dan taati protokol kesehatan untuk antisipasi Covid-19," pungkasnya. (SYN/Red)
Share:

Monday, April 5, 2021

Polhut Dan Asper Mantingan Kembali dibekali Senjata Api

REMBANG - Untuk meningkatkan keamanan dalam kawasan hutan Perhutani bekali Polisi Hutan dengan Senjata api (Senpi). Meningkatnya pencurian kayu dalam kawasan hutan serta banyaknya petugas yang mendapat ancaman para pencuri maka Polhut dan beberapa Kepala Resor dibekali senjata api.

Sebelum menggunakan dan memakai snjata api mereka harus lolos test psikologi yang diadakan oleh Polri. Hal ini agar pemegang senpi selalu berhati-hati dalam menggunakannya. Dengan adanya kebijakan untuk pengadaan Senpi, semua personil pemegang senpi akan tercatat dan tidak boleh sembarangan melontarkan timah panas,kecuali terdesak dan mengancam jiwa petugas.

Wakil Administratur KPH Mantingan Dwi Anggoro Kasih Senin (05/04/2021) usai Apel pagi menjelaskan kepada awak media bahwa Pengadaan senpi untuk pengamanan daerah rawan.

"Kita mengajukan dulu ke Polda Jateng. Bagi personil yang lolos test psikologi kita akan adakan latihan menembak bersama dengan Polres,” ujar  Anggoro. 

Dengan demikian insting menggunakan senpi akan terlatih lewat bidikan tembakan mulai dari jarak 10,25 hingga 50 meter. Beberapa waktu yang lalu kita juga sudah melakukan latihan menembak dengan Polres Rembang untuk para pemegang senpi baik diwilayah KPH Mantingan maupun di wilayah Kebonharjo. 

“Lanjut Anggoro, untuk Latihan menembak kita akan lakukan secara kontinyu sesuai dengan anggaran yang ada. Mungkin bisa tiap akhir bulan ataupun 3 bulan sekali. karena untuk anggaran tahun 2021 kita belum final, tergantung kiriman dari Direksi Jakarta. Sesuai dengan regulasi bahwa daerah rawan illegal logging harus diutamakan terlebih dahulu untuk para pemegang senpi.

Untuk petak rawam bencana alam Di KPH Mantingan ada 2 BKPH yang menonjol  berada di BKPH Kalinanas masuk RPH Kedungbacin dan RPH Gaplokan serta BKPH Kebon RPH Sadang dan RPH Mantingan. Rawan kebakaran hampir semua BKPH masuk zona rawan kebakaran. karena musim kemarau Rembang terkenal daerah kering dan panas.

"Semoga di tahun 2021 ini cuacanya kemarau basah biar gak ada kebakaran hutan dan lahan,“ Pintanya.

"Untuk rawan pencurian masih didominasi oleh BKPH Kalinanas, Kebon, Ngiri, Demaan, Sudo,  Medang yang notebene masih ada tanaman tahun 2030. yang menjadi incaran Jati dan sonokeling,” beber Dwi Anggoro Kasih.

Namun tidak tertutup kemungkinan daerah yang sudah aman juga perlu diwaspadai para pelaku illegal logging yang sekarang mengincar kayu-kayu sonokeling yang lagi naik daun.

"Dengan demikian seluruh Polter baik daerah rawan maupun daerah yang aman tetap selalu waspada dan selalu memonitor bila ada pergerakan yang mncurigakan segara dilaporkan kepada atasan masing-masing,”  Pungkasnya.  (Sigit/Humas/Red).
Share:

Kapolres Blora Pimpin Serah Terima Jabatan Wakapolres, Kabag Sumda dan Kapolsek Jati

BLORA - Kapolres Blora Polda Jawa Tengah AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK pimpin serah terima jabatan Wakapolres, Kabag Sumda dan Kapolsek Jati, Senin, (05/04/2021) di Aula Arya Guna.

Upacara serah terima dilakukan secara sederhana dan terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, karena masih dalam situasi pandemi Covid-19.

Adapun jabatan yang diserah terimakan adalah Wakapolres Blora, dari Pejabat lama Wakapolres Kompol Drs. Joko Watoro kepada Kompol Dr. Rubiyanto,M.Si yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag Sumda Polres Blora, sedangkan Kompol Drs. Joko Watoro alih tugas sebagai Wakapolres Pekalongan Kota.

Kemudian jabatan Kabag Sumda Polres Blora diisi oleh Kompol Sunarso,SH,MH jabatan lama sebagai Kanit 3 Bagwassidik Ditreskrimsus Polda Jateng.

Dan untuk posisi Kapolsek Jati dari pejabat lama AKP Bajuri diserah terimakan kepada AKP Eko Adi Pramono,SH yang sebelumnya menjabat sebagai Panit Unit 05 Subdit 4 Ditreskrimum Polda Jateng, sementara AKP Bajuri alih tugas sebagai Kabag Sumda Polres Kudus.

Dalam sambutannya, Kapolres Blora AKBP Wiraga menyampaikan apresiasi serta penghargaan pada para pejabat yang telah melakukan proses sertijab. Tak lupa pihaknya juga mengatakan bahwa mutasi adalah sesuatu hal yang lumrah dalam jajaran kepolisian.

“Ini wajar terjadi dalam struktur kepolisian, dan sebagai agenda penyegaran juga,” kata Kapolres Blora.

Khusus kepada Kompol Joko Watoro pihaknya menyampaikan rasa terima kasih. Karena telah mendampinginya di Polres Blora dan melakukan beberapa pembenahan.

“Selamat dan terima kasih pada Kompol Joko Watoro atas dedikasi dan loyalitasnya selama mendampingi saya, serta kita sama-sama telah melakukan berbagai pembenahan dan pembinaan personil,” tandas Kapolres 

Tak lupa Kapolres berharap semoga ditempat tugas yang baru sebagai Wakapolres Pekalongan Kota, Kompol Joko Watoro diberikan kesuksesan karier serta keluarga.

"Semoga semakin sukses baik karier ataupun keluarga," tambahnya.

Kepada AKP Bajuri yang telah mengabdikan diri sebagai Kapolsek Jati, AKBP Wiraga mengucapkan terima kasih dan selamat, dimana AKP Bajuri mendapat promosi sebagai Kabagren Polres Kudus.

Sementara kepada pejabat baru Wakapolres Blora Kompol Dr. Rubiyanto,M.Si Kapolres berpesan agar segera menyesuaikan dengan tugas baru sebagai Wakapolres.

"Kompol Rubi adalah orang lama, silahkan segera sesuaikan dengan tugas tugas sebagai Wakapolres, selamat dan sukses," urai Kapolres.

Masih tambah Kapolres, kepada pejabat baru yang masuk yaitu Kabag Sumda baru dan Kapolsek Jati agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungan dan tempat tugas yang baru.

"Kepada pejabat Kabag Sumda Dan Kapolsek Jati yang baru, segera sesuaikan diri dengan lingkungan dan tempat tugas. Koordinasikan dengan baik pelaksanaan tugas terutama dalam pelayanan kepada masyarakat," beber AKBP Wiraga. (LLS/Red)
Share:

Saturday, April 3, 2021

Perhutani lakukan Sosialisasi Larangan Penggarap Lahan Agroforestry di Kawasan Hutan untuk Dialihkan Ke Penggarap Lain

MANTINGAN - Perhutani Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kebon lakukan Sosialisasi Larangan Penggarap lahan Agroforestry dalam kawasan hutan tidak boleh dialihkan ke Penggarap lain. Sabtu (3/04/2021).

Kegiatan diskusi dilakukan di petak 108 i Resor Pemangkuan Hutan (RPH) Sadang BKPH Kebon masuk kecamatan Bulu  Kabupaten Rembang. Turut hadir pada kegiatan diskusi Kepala Seksi Kelola Sumber Daya Hutan (SDH) Sulhadiyanto,Kepala Sub Seksi (KSS) Tanaman dan Perhutanan Sosial Arif Yudiarko Asisten Perhutani (Asper) Kebon Hari Juli Prihartanto dan juga ketua LMDH Wono Kencono Desa Kadiwono dan LSM Aliansi Tajam Pendamping Perhutani Zulfa Wafda.

Administratur KPH Mantingan Widodo Budi Santoso melalui Kasi Kelola SDH Sulhadiyanto dalam membuka diskusi menegaskan bahwa untuk pengarapan lahan Agroforestry tidak diperbolehkan untuk dialihkan ke penggarap lain.

"Tanaman Agroforestry tahun 2021 ini lahan yang dikelola oleh LMDH Wono Kencoco dapat bersinergi dengan Mandor  pendamping BKPH dan petugas penanganan Agro," jelasnya.

Lanjutnya, agar nantinya pada saat panen tanaman pokok juga hidup dan tanaman agroforestryinya juga dapat dicatat oleh para mandor pendamping untuk besaran beratnya. 

"Hasil tanaman Agro nantinya akan menjadi sumber pendapatan Perhutani di dalam kawasan hutan,” tandas Sulhadiyanto. 

Ketua LMDH Wono Kencono Jasmin menyampaikan bahwa untuk LMDH nantinya juga akan menjadi pendampingan penggarapannya supaya penggarap juga dekat dengan LMDH dan nantinya semua lahan di pangkuan desa Kadiwono digarap oleh masyarakat Kadiwono. Nantinya Tidak boleh ada yang disewakan atau bahkan digarap oleh orang lain.

"Nantinya Tidak boleh ada yang disewakan atau bahkan digarap oleh orang lain. Ini pesan dari Kepala Desa Kadiwono Ridwan di saat LMDH Wono Kencono menyampaikan program kerjanya tahun 2021,”  tutur Jasmin.

Sedangkan Zulfa Wafda berharap potensi desa Kadiwono kepada LMDH untuk menggarap Potensi desa Kadiwono untuk menuju LMDH mandiri yang nantinya menjadi sumber pendapatan baru.

"LMDH untuk menggarap Potensi desa Kadiwono untuk menuju LMDH mandiri yang nantinya menjadi sumber pendapatan baru, selain dari sharing Kayu dan hasil pendapatan Agroforestri di lahan kawasan hutan,” jelas dia. (Kom-PHT/Mnt/Sgt/Red).
Share:

Untuk Pertama Kalinya, SMP N 3 Rembang Menyelengarakan Musyawarah Gugus Depan

REMBANG - Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 3 Rembang  pertama kali dalam sejarah Pembinaan Gerakan Pramuka Menyelenggarakan Musyawarah Gugus Depan (Mugus). Semenjak Menik Muslikatun memegang kendali di SMP N 3 Rembang semua kegiatan extra kurikuler harus ada target untuk berprestasi baik untuk tingkat Kecamatan, Kabupaten, Daerah maupun Nasional.

Salah satu yang dibidik sekolah itu adalah menuju Gugus Depan Mantap tingkat Jawa Tengah. ketika ditemui awak media Sabtu ( 03/04/2021) mengatakan Menik Mustikatun mebeberkan kepada SJ bahwa untuk menuju kesana kami sudah minta pendampingan dari Kwartir Ranting Rembang sebagai konsultan kegiatan dalam menuju Gugus Depan Mantap tingkat Jawa Tengah.

"Kami sudah mempersiapkan diri melengkapi sarana dan prasarana  administrasi dan perlengkapan yang akan dilombakan dalam gugus mantap tinkat kabupaten Rembang. diantar persiapan yang kami lakukan menjelang akhir tahun 2020 menyelenggarakan Musyawarah Gugus Depan (Mugus). Untuk kegiatan Mugus di Kwarcab Rembang masih jarang dilakukan oleh sekolah. Padahal itu merupakan syarat mutlak untuk dapat masuk menjadi gugus Depan Mantap,” jelas Menik.

Ketua Kwartir Ranting Rembang Edy Muryanto ketika dihubungi lewat Telepon mengatakan banyak sekolah dan Gugus Depan di Rembang itu melakukan Mugus. ditingkat Kwarcab saja baru ada sekitar 5 sekolahan. untuk tingkat Ranting ini baru Madrasah Mualimin Mu’alimat Rembang dan SMP N 3 Rembang.” Ujar Edy.

"Tolak ukur menjadi gugus depan mantap harus melaksanakan mugus dan menelorkan Pramuka garuda. 

Saat ini, lajut Edy, Kwarran Rembang merupakan Kwartir Ranting tergiat di Kwarcab Rembang dari tahun 2015 sampai dengan tahun 2020, imbihntya. 

"Kami akan selalu mendampingi dan memberikan bantuan moril dan spirituil untuk mendorong sekolah lain menuju gugus depan mantap. Dengan demikian nantinya Rembang agar menjadi Kwarran percontohan di Kwartir Cabang Rembang dan Kwartir Daerah Jawa Tengah,” Pungkasnya.
(Redaksi)
Share:

Friday, April 2, 2021

Antisipasi Kebakaran, Perhutani Gelar Apel Siaga Kebakaran Hutan dan Lahan

MANTINGAN - Perhutani 
Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mantingan Lakukan antisipasi kebakaran di musim kemarau dengan melakukan apel siaga kebakaran hutan di lapangan hutan Kota desa Landoh kecamatan Sulang Kabupaten Rembang, Rabu kemarin  (31/03/2021).

Pelaksanaan apel siaga dihadiri oleh Wakil Administratur Dwi Anggoro Kasih, Kapolsek Sulang AKP Heri Basuki, Danramil Sulang Kapten Wardiyana, Ketua Paguyuban Lembaga Masyarakat Desa Hutan Parlan, perwakilan Mandor Polter di wilayah KPH Mantingan. 

Administratur KPH Mantingan melalui Wakil Administratur Dwi Anggoro Kasih mengatakan untuk mengantisipasi kebakaran dimusim kemarau kita bersama dengan Polri,TNI LMDH lakukan apel siaga dan juga kesiapan anggota dalam mengantisipasi bencana kebakaran lahan dan hutan (Karhutla).

"Kita bersama dengan Polri,TNI LMDH lakukan apel siaga dan juga kesiapan anggota dalam mengantisipasi bencana kebakaran lahan dan hutan,” terang Anggoro.

Anggoro Melanjutkan, dengan kesiapan lebih dini kita akan mudah untuk menyiapkan pasukan dan personil dalam mengkoordinasikan dengan stake holder lain agar lebih tertata sewaktu-waktu tibmul bencana dalam kawasan hutan. 

"Pagi ini kita juga akan mengecek sarana dan prasarana,kebutuhan personil dalam penanganan kebakaran lahan dan hutan di Kabupaten Rembang khususnya di wilayah hutan KPH Mantingan," tandasnya.

Anggoro juga menghimbau kepada seluruh petugas dilapangan tetap siaga dan waspada dalam membuat perapian atau membakar serasah dalam membersihkan lahan dari rumput liar agar kebakaran tidak meluas, imbuhnya.

Sementara itu, Kapten Wardiyana Komandan Rayon Militer Sulang menambahkan ,bahwa TNI dan Polri dalam kondisi siap siaga untuk bergerak bila sewaktu-waktu terjadi kebakaran lahan dan hutan dikawasan hutan di kabupaten Rembang. Beber Wardiayana.

Kapten Wardiyana juga menambahkan bahwa Perhutani juga sudah berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Rembang dan Perusahaan Air Minum (PDAM) dan juga masyarakat pinggir kawasan untuk tetap siaga bila ada kebakaran untuk segera melapor kepada petugas terdekat.

"Masyarakat pinggir kawasan untuk tetap siaga bila ada kebakaran untuk segera melapor kepada petugas terdekat, 
mantri atau mandor Perhutani yang nanti langsung mengontak personil Siaga Karhutla,” ucapnya. (Kom-Pht/Mnt/Sgt/Red)
Share:

Thursday, April 1, 2021

Dandim Blora Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat Prajurit dan PNS

BLORA - Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Inf Ali Mahmudi, SE, MM Terima Korps Rapor Kenaikan Pangkat Bintara, Tamtama dan PNS Kodim 0721/Blora Terhitung mulai 01 April 2021, yang digelar di Lapangan Makodim, dengan tetap menerapkan standar protokol kesehatan, Kamis (01/04/21).

Komandan Kodim 0721/Blora Letkol Inf Ali Mahmudi mengatakan bahwa kenaikan pangkat merupakan sebuah penghargaan atas kinerja dan penilaian tingkah laku yang baik dalam pelaksanaan tugas.

Dengan adanya kenaikan pangkat membawa implikasi pada rasa tanggung- jawab yang lebih besar kepada pimpinan terlebih kepada Bangsa dan Negara," jelasnta.

Lanjut Dandim, Artinya setiap prajurit yang naik pangkat setingkat lebih tinggi, dituntut tanggung jawab secara moral dalam melaksanakan tugasnya lebih baik lagi. Dalam melaksanakan tugasnya sehari-hari.

"Para Prajurit TNI dan PNS dituntut mempunyai pola pikir dan berwawasan luas serta mengedepankan kebijakan yang mengarah pada keberhasilan tugas TNI AD," tandas Dandim Blora.

Untuk diketahui, upacara kenaikan pangkat dihadiri seluruh Danramil para Pasi jajaran Kodim 0721/Blora, Perwakilan anggota Kodim 0721/Blora, serta Prajurit yang naik pangkat.

"Selamat kepada 25 Bintara dan 1 Tamtama serta 1 PNS, semoga bisa menambah semangat kinerja dari anggota serta menambah kebahagiaan dan kebanggaan bagi keluarga," pungkas Letkol Inf Ali Mahmudi. (SYN/Red)
Share:

Terbaru

Banjir Masuk Rumah, Seorang Ibu di Cepu MD Tersengat Listrik Kulkas

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 ( BIDIKLENSA.MY.ID ) —  Peristiwa tragis menimpa sebuah keluarga di Kelurahan Ngelo, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora Jawa Tengah...

Total Pageviews

Contact Form

Name

Email *

Message *

Labels

Education

SELANJUTNYA »