Thursday, April 5, 2018

Jelang UNBK Polisi Cepu Tingkatkan Patroli Sekolah

Polisi Bersama Penjaga Sekolah Memeriksa
Ruang Komputer Sekolah

Blora,-  Dalam rangka menghadapi pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sederajat. Kepolisian Sektor (Polsek) Cepu Polres Blora melaksanakan Gelar Patroli baik siang dan malam hari dalam pengamanan sekolah-sekolah yang akan menyelenggarakan UNBK, bukan hanya pada pengawalan distribusi naskah soal-soal UNBK saja. Namun difokuskan juga pada penjagaan fasilitas UNBK.
Menurut Kapolres Blora AKBP Saptono, S.I.K, M.H melalui Kapolsek Cepu AKP Slamet Riyanto, S.H, bahwa penjagaan sekolah dilakukan oleh anggota, tak hanya guru dan karyawan, pengamanan harus melibatkan unsur Kepolisian.

“Setiap malam ada yang piket. Disiagakan petugas pengamanan internal dibantu anggota Kepolisian,” tegas Kapolsek Cepu Polres Blora AKP Slamet Riyanto.

Menurutnya, di Wilayah SMK di Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora ada sebanyak 7 SMK yang serentak bersamaan melaksanakan UNBK tahun ini.

Berikut beberapa sekolah yang melaksanakan UNBK diantaranya :

(1). SMKN 1 Cepu, L : 35 P : 330 Jumlah : 337 (2.) SMK PGRI Cepu, L : 57, P : 31 Jumlah : 88, (3.) SMK Katolik Santo Yosep Cepu, L : 57, P : 5 Jumlah : 62, (4.) SMK Muhammadiyah, 1 Cepu, L : 69, P : 49 Jumlah : 118, (5.) SMK Muhammadiyah 2 Cepu, L : 236, P : 8 Jumlah : 244, (6.) SMK Al Muhammad Cepu, L : 6, P : 9 Jumlah : 15, (7.) SMK Migas Cepu, L : 543, P : 108, Jumlah : 65. Sehingga jumlah keseluruhan peserta UNBK Se Kecamatan Cepu 1.515 siswa/siswi.

“Tujuan Kepolisian menjaga dan mengawal pelaksanaan UNBK ini, agar semuanya dapat berjalan dengan baik, aman dan lancar, termasuk mencegah dan hal-hal lain yang dapat menghambat jalannya UNBK,” katanya.

Untuk Patroli malam hari, Polsek Cepu mengecek dan mengontrol situasi sekolah sekaligus memberikan himbauan kepada petugas penjaga sekolah untuk selalu meningkatkan kewaspadaan situasi dan kondisi sekolahnya.

“Untuk siang hari agar melaksanakan patroli dan monitoring sekitar sekolah guna memberikan kenyamanan dan ketenangan dalam pelaksanaan UNBK, tentu berada diluar sekolah agar tidak menggangu,” pungkasnya.

Perlu diketahui, Ujian Nasional Berbasis Komputer dilaksanakan di SMK Negeri dan SMK swasta di seluruh Kecamatan Cepu Kabupaten Blora. (hms-resbla)
Share:

STOP Masjid Dijadikan Ajang Politik Praktis Dan Tebar Kebencian

Sholawatan Warga NU

Blora,– Mantan Ketua GP Ansor Blora, Musyafak S.Fil berpesan agar umat Islam bisa mengembalikan fungsi Masjid sesuai syariat yakni mengembalikan fungsi awal Masjid menjadi tempat ibadah kepada Allah SWT.

Masyarakat menyebut masjid adalah rumah Allah Subhanahu Wa Ta'ala yang difungsikan untuk menunaikan shalat. Selain itu, biasanya masjid juga dimanfaatkan untuk proses belajar dan mengajar keagamaan atau ngaji. Namun demikian, banyak hal yang bisa direalisasikan melalui masjid untuk tujuan kemaslahatan umat secara luas. “Yuk Fungsikan Masjid Sesuai Syariat Islam,” Ajak Mantan Ketua GP Ansor Blora.

Hal tersebut menunjukkan bahwa selain dapat menegakkan agama Allah SWT, masjid juga dapat digunakan untuk mewujudkan kesejahteraan dan ketertiban sosial melalui dakwah-dakwah kegamaan. Jika di Indonesia terdiri dari masyarakat yang majemuk, maka masjid hendaklah mendakwahkan kesejukan dalam praktik kehidupan sehari-hari.

“Masjid yang penuh rahmad maka tidak ada hubungannya urusan politik praktis. Acara Maulid, Rajaban jangan diselipin kampanye. Yuk fungsikan masjid sesuai syariah,” ujarnya

Selain itu, menurut pak Kyai, panggilan akrabnya Musyafak dikalangan pemuda Ansor, pihaknya mengingatkan kepada umat muslim untuk kembali fungsikan Masjid sebagai tempat pembinaan umat yakni mencari ilmu, jangan menebarkan kebencian.

Dia menyayangkan jika saat ini sejumlah masjid di daerah-daerah lain kerap dijadikan panggung politik oleh beberapa ormas. Jangan sampai ada masjid di kota "Mustika" Kabupaten Blora ini dijadikan pusat kegiatan politik kelompok tertentu.

“Waspadai penyusup-penyusup yang menebarkan kebencian. Membangun gerakan sholat subuh itu bagus tapi jangan hanya untuk kepentingan sesaat,” tegas pak Kyai. (muktiprasojo)

Share:

Monday, April 2, 2018

Kapolres Blora Sambangi Gereja Di Blora Dalam Perayaan Paskah 2018

Pengurus Gereja Bersama Kapolres Blora

Blora,- Kepala Kepolisian Resor Blora AKBP Saptono, S.I.K, M.H, turun langsung mengecek kesiapsiagaan personel dalam pengamanan ibadah Kamis Putih kemarin malam dan  Jumat Agung Paskah tahun 2018 pagi, (Jumat 30/03/2018).

Dimulai dari gereja yang terdekat di wilayah kota Blora malam jumat yaitu gereja Gereja Kristen Jawa, Kapolres yang didampingi Kabag Ops Kompol Zuwono dan Kapolsek Blora AKP Slamet memantau langsung tugas anggota dan kegiatan ibadah yang berlangsung.

Dilanjutkan pagi harinya ke gereja-gereja lainnya di seputaran kota Blota seperti gereja Kristen Indonesia (GKI), GKJTU, gereja Bhetany, dan gereja Katholik St. Pius serta gereja-gereja lainnya yang mendapat pengamanan dari personel Polres Blora.

Menurut Kapolres Blora AKBP Saptono, S.I.K, M.H., bahwa pengecekan perlu dilakukan oleh pimpinan untuk memastikan bahwa pelaksanaan pengamanan oleh personel berjalan dengan baik dan sesuai dengan yang sudah direncanakan.

“Kita bukannya tidak percaya dengan pelaksanaan tugas oleh anggota, namun yang paling penting adalah memberi motivasi secara moril kepada mereka, sehingga dalam pelaksanaannya anggota penuh semangat dan tanggung jawab,” jelas  Kapolres Blora.

AKBP Saptono berpesan, petugas harus terus mengawasi para tamu dan waspada mengantisipasi adanya kemungkinan gangguan Kamtibmas dari kelompok-kelompok tertentu yang ingin mengganggu kelancaran perayaan Paskah tahun 2018 ini.

Diharapkan kepada anggota untuk senantiasa memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat dan juga melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh sesuai Standart Operasional Prosedur pengamanan tempat ibadah.

Sementara itu, Kabag Ops Polres Blora Kompol Zuwono menambahkan, bahwa setiap gereja telah ditempatkan personel empat hingga delapan orang. Ini semua bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh umat nasrani yang sedang beribadah.

“Sudah merupakan salah satu tugas kepolisian untuk melakukan pengamanan setiap ada kegiatan masyarakat, dengan kehadiran Polisi masyarakat benar-benar merasa aman dan nyaman, sehingga kegiatan masyarakat dapat berjalan dengan aman dan lancar," tambah Kompol Zuwono.

Ucapan terimakasih disampaikan oleh warga umat kristiani atas kehadiran Kapolres Blora dan rombongan yang membuat jemaat nasrani merasa nyaman dalam menjalankan ibadah paskahnya.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kapolres Blora dan jajarannya atas pelayanan pengamanan kepada kami,” Ucap salah seorang pengurus Gereja Kristen Indonesia (GKI) Blora. (hms-resbla)

Share:

Hadroh Dan Sholawat Lestarikan Budaya NU Zaman Now

Festival Hadroh IPNU-IPPNU Ngawen

Blora,- Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Kecamatan Ngawen, Kabupaten Blora menggelar Festival Hadroh tingkat pelajar-santri dan IPNU-IPPNU Bersholawat, yang dipusatkan di Halaman Terminal Ngawen, Kamis (29/03/2018).

Kegiatan dalam rangka memperingati Harlah IPNU-IPPNU ke-64 ini, diramaikan sejak pukul 14.00 WIB yang diikuti oleh 15 kelompok group hadroh.

Ketua Panitia Festival Hadroh, Imam Murtandho mengatakan, acara yang kali pertama ini disambut antusias oleh peserta yang turut berpartisipasi. kelompok group hadroh berasal dari perwakilan sekolah dan pondok pesantren di wilayah Kecamatan Ngawen dan sekitarnya.

“Jumlah peserta terpaksa  kami batasi, padahal yang berminat banyak sekali. Apalagi yang dari luar Kecamatan Ngawen. Kami rencanakan bisa melaksanakan lagi setiap tahunnya," kata Imam Murtandho dalam sambutan malam puncak festival dan IPNU-IPPNU Bersholawat.

Imam Murtandho berharap, kegiatan yang bekerjasama dengan Dinas Kepemudaan Olahraga Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Blora ini, bisa berlanjut kejenjang yang lebih tinggi, tingkat Kabupaten Blora.

"Agar potensi dan bakat peserta tidak berhenti di ajang ini saja, semoga dapat ke tingkat yang lebih tinggi," imbuhnya.

Ketua Tanfidyah MWC Nahdlatul ‘Ulama (NU) Kecamatan Ngawen, Kyai Nur Fuadi mengaku sangat mengapresiasi kegiatan Festival Hadroh Dan Sholawat yang dilakukan oleh remaja / pelajar Nahdlatul ‘Ulama Zaman Now ini.

"Kegiatan ini sangat positif, karena IPNU dan IPPNU masa kini adalah NU masa depan. Pelajar sekarang adalah pemimpin masa depan,” ujarnya.

Pihaknya berterima kasih kepada setiap elemen masyarakat yang sangat bersemangat dalam melestarikan seni dan budaya dalam NU.

"Mudah-mudahan ini bisa membekas di setiap benak peserta yang akan menjadi penerus NU di semua tingkatan,” pungkas Kyai Nur Fuadi. (ing)

Share:

Ratusan Lebih Polisi, Amankan Paskah Dan Libur Panjang

Apel Siaga Pengamanan Paskah 2018
Diperiksa Kapolres Blora

Blora,- Menjelang perayaan Paskah tahun ini, sesuai perintah dari Kapolri dan Kapolda Jateng, Polres Blora meningkatkan keamanan di berbagai gereja di Wilayah Kepolisian Resor (Polres) Blora.
Selain itu selama libur Paskah dan Log Weekend, Polres Blora serta jajarannya juga menempatkan personel di berbagai tempat destinasi wisata di Kabupaten Blora.

"Pengamanan untuk hari Raya sudah menjadi agenda rutin. Selama hari Raya Paskah dan bertepatan libur panjang ini pengamanan akan kita tingkatkan," tegas Kapolres Blora AKBP Saptono, S.I.K, M.H, Kamis (29/03/2018).

Pengamanan gereja selama hari Raya Paskah akan dilakukan oleh Polres Blora dan Polsek jajarannya untuk menjamin keamanan dan kenyamanan umat Kristiani dalam beribadah.

Ada sejumlah lokasi peribadatan yang menjadi titik fokus dari pengamanan Gereja tersebut, yakni gereja Bhetany Blora, Santo Pius, GKI, GKJ yang ada di wilayah Blora kota dan Santo Willybrodus Cepu.

"Ada 275 personel jajaran Polres Blora yang disiagakan dalam rangka pengamanan Paskah dan libur panjang. Untuk jumlah personel penagamanan di gereja kita sesuaikan dengan kondisi di lapangan," jelasnya.

Selain itu, Polres Blora juga bekerjasama dengan TNI dan panitia gereja setempat untuk bersama-sama menjaga keamanan gereja. Karena panitia gereja akan lebih mengetahui siapa saja anggota jemaatnya.

"Pihak internal gereja juga kita libatkan karena lebih mengenal jemaat yang biasa beribadah di gereja masing-masing," ucap AKBP Saptono.

Lebih lanjut Kapolres Blroa menjelaskan bahwa meskipun di Kabupaten Blora belum memiliki wisata yang banyak, namun tempat-tempat destinasi wisata baru sudah banyak di kunjungi wisatawan. Sehingga selain mengamankan tempat ibadah selama libur Paskah ini, Polres Blora juga menerjunkan personel di berbagai kawasan wisata di wilayah Kabupaten Blora.

Kendati demikian, Kapolres mengimbau anggotanya agar tetap tertib melakukan tugasnya dengan baik. “Pengamanan tempat wisata sudah menjadi tugas kepolisian memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masyarakat,” pungkas Kapolres. (hms-resbla)

Share:

BNI CEPU SOSIALISASI ALAT PEMBAYARAN MASA KINI

Sosialisasi YAP Barcode
Blora,– Salah satu aplikasi terbaru sebagai solusi pembayaran masa kini  dengan menggunakan QR code (barcode), mulai diperkenalkan oleh Bank BNI Cabang Utama Cepu kepada nasabah dan masyarakat Kabupaten Blora, Yakni Your All Payment (YAP).

Menariknya, sosialisasi YAP digelar di forum diskusi keilmuan dan hukum (hukum perbankan & hukum perpajakan)  di hall hotel ARRA Cepu, Sabtu (24/03/2018), diikuti puluhan notaris, pengusaha, perwakilan nasabah, dan karyawan Bank BNI.

“Aplikasi YAP dengan QR code kami perkenalkan, sebagai fasilitas pelayanan terbaru kami untuk nasabah,” jelas Pemimpin Bank BNI Cabang Utama Cepu, Soesetyo Priharjanto, Minggu (25/03/2018).

Menurutnya, selain solusi pembayaran zaman now melalui smartphopne, program YAP adalah sebuah metode pembayaran terbaru melalui tiga pilihan, masing-masing untuk kartu kredit, debit dan UnikQu.

Soesetyo menambahkan, aplikasi ini bisa dengan mudah didownload melalui playstore dan appstore, yakni sebagai bentuk kemudahan pembayaran (easy way to pay) dengan menggunakan QR code.

Perkenalan YAP Bank BNI, ternyata menarik minat peserta diskusi yang mayotitas dari anggota Ikatan Notaris Indonesia dan Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) Kabupaten Blora serta undangan lainnya.

Satu persatu peserta diskusi mencoba ikut dalam menggunakan aplikasi YAP, dan beberapa diantaranya minta untuk dibantu karyawan Bank BNI Cabang Utama Cepu yang hadir dalam forum diskusi keilmuan dan hukum (hukum perbankan & hukum perpajakan).

Diskusi yang berlangsung pukul 09:00 hingga 17:00 WIB tersebut, dihadirkan tiga nara sumber Dr Habib Adjie (perlindungan profesi), dan Julius Purnawan (sudut pandang kebijakan hukum perpajakan dalam praktik).

Satu lagi nara sumber yang di forum itu, Firdhonal yang khusus membeberkan  meteri untuk mengupas tuntas hukum perbankan, dan hak tanggungan badan hukum dalam  berbagai permasalahan.

Pemimpin Bank BNI Cabang Utama Cepu, Soesetyo Priharjanto, menambahkan acara berjalan dengan baik dan lancar. Dia kembali menegaskan, bahwa pelayanan terbaik kepada nasabah jadi prioritas baik hari ini, dan hari-hari kedepan. (whn)
Share:

Anggota Polsek Jati Khawatir Ada Upal Dan Gendam Di Pasar Hewan

Polisi Patroli Di Pasar Hewan

Blora,- Pahing, dimana hari itu merupakan pasaran hewan menjadi momen penting bagi para pedagang maupun  pembeli hewan berupa Kambing. Pasar hewan tersebut ramai oleh masyarakat dan pedagang ternak yang melakukan transaksi jual beli.

Anggota Polsek Jati Polres Blora melaksanakan patroli untuk mencegah tindak kejahatan curat, curas, dan curanmor dan peredaran uang palsu (Upal) maupun gendam. Rabu (28/03/18)

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, para pengunjung pasar saat pasaran hewan tidak hanya warga Blora saja, namun dari luar daerah pun banyak.

“Kita menghimbau, Jangan mudah percaya terhadap orang asing yang belum dikenal, jangan membawa uang yang berlebihan, dan laporkan secepatnya apa bila terjadi gangguan Kamtibmas,” terang Brigadir M. Arif yang saat itu berjaga di pasar.

Dalam patroli dan pengamanan tersebut selain memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga masyarakat, petugas patroli juga memberikan himbauan kepada pembeli dan penjual hewan kambing agar berhati–hati saat bertransaksi agar di teliti uang yang di gunakan transaksi jual beli hewan tersebut agar terhindar dari peredaran uang palsu yang akhir–akhir ini masih marak.

Beberapa pedagang hewan menyambut baik upaya yang dilakukan anggota Polsek Durenan, yang telah mengingatkan untuk tidak lalai dan juga selalu memperhatikan barang bawaan sehingga tidak memberikan kesempatan kepada pelaku kejahatan. (hms-resbla)

Share:

Terbaru

Banjir Masuk Rumah, Seorang Ibu di Cepu MD Tersengat Listrik Kulkas

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 ( BIDIKLENSA.MY.ID ) —  Peristiwa tragis menimpa sebuah keluarga di Kelurahan Ngelo, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora Jawa Tengah...

Total Pageviews

Contact Form

Name

Email *

Message *

Labels

Education

SELANJUTNYA »