Friday, April 12, 2019

MALING SEPEDA MOTOR RESAHKAN WARGA TEMPELLEMAHBANG


Olah TKP Di Rumah Wiji Desa Tempellemahbang
Blora,- Warga Desa Tempellemahbang, Kecamatan Jepon, Blora semakin resah. dikarenakan, adanya pencurian sepeda motor akhir-akhir ini sering terjadi.

"Dalam waktu satu minggu ini sudah tiga rumah yang dibobol pelaku, dan sudah dua sepeda motor yang berhasil dibawa kabur,”  keluh Purnomo warga Tempellemahbang.

Sementara itu Andri salah satu korban pencurian sepeda motor mengaku, kejadian Jumat (12/040/2019) sekitar pukul 3.30 Wib, saat itu dirinya bangun  sudah tidak melihat kendaraannya didalam rumah.

Mengetahui kejadian itu dirinya langsung membangunkan orang tuanya, sontak orang tua Andri yang bernama Wiji langsung teriak-teriak maling Maaliiing, sembari  meminta bantuan ke warga sekitarnya.

"Motor saya parkirkan diruang tamu, saya baru bangun kaget melihat motor saya sudah gak ada," kata Andri

Menurut keterangan Wiji orang tua korban, pelaku masuk rumahnya dengan mencongkel jendela depan rumah, kemudian keluar mebawa sepeda motor dengan lewat pintu depan.

Atas kejadian itu satu sepeda motor, bersama STNK, ATM, SIM milik Andri berhasil dibawa kabur, sementara kendaraan satunya lagi masih tertinggal di halaman depan rumah.

“Rencanya pelaku akan membawa dua unit sepeda motor dan sudah dibawa keluar rumah, namun karena yang satunya kondisi mogok/tidak bisa di-stater, akhirnya satunya ditinggal oleh pelaku,” Ujar Andri

Pelaku Segera Tertangkap

Kepala Kepolisian Resor (Kapolsek) Jepon AKP Sudarno mengatakan, usai mendapat laporan dari warga, Jajaran Polsek Jepon bersama tim Resmob serta Tim Inavis Polres Blora langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk melihat kejadian tersebut, dan menanyai para saksi.

Kapolsek berharap hasil olah TKP yang dilakukan oleh tim identifikasi bisa menemukan sidik jari para pelaku, dan tim resmob Polres Blora bisa segera menangkap pelakunya.

“Mendapat laporan dari warga Tim langsung datangi TKP, dan semoga pelakunya  nanti bisa segera ketangkap,” Tegas Kapolsek Jepon.

Atas seringnya kejadian tersebut, Esti Warga Deda Tempellemahbang  berharap kepada pihak kepolisian dan aparat keamanan di wilayah itu segera mengambil tindakan tegas yang diperlukan untuk menangani kasus pencurian sepeda motor yang belakangan marak terjadi.

"Harus ada upaya terpadu dan bersungguh-sungguh dilakukan pihak kepolisian untuk menangani kasus pencurian sepeda motor yang masih terus berlangsung itu," Ujar Esti, warga Tempellemahbang (Red/Agung)
Share:

Sunday, March 17, 2019

ALUMNI SEKOLAH KEHUTANAN CABANG BLORA GELAR GERBANG MAS

Anggota IKA SKMA Blora Menanam Di Sekitar TWA Sale

Blora,- Dalam memperingati hari bhakti Rimbawan Tahun 2019, Ikatan Alumni (IKA) Sekolah Kehutanan Menengah Atas (SKMA) Cabang Blora mengadakan acara gerakan menanam bersama di Taman Wisata Alam (TWA) Sumber Semen Sale, Rembang Jawa Tengah Sabtu,16 Maret 2019.

Gerakan menanam bersama ini dinamai dengan Gerakan Anak Bangsa Menanam Serentak (GERBANGMAS) yang merupakan bagian dari kegiatan IKA SKMA secara nasional, acara ini diselenggarakan serentak seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Ketua IKA SKMA cabang Blora, La Ode Sahara DM, SP yang sehari harinya bertugas sebagai KASI Kelola SDH pada Perum Perhutani Blora mengatakan kegiatan penanaman bersama IKA SKMA ini adalah sebagai wujud kecintaannya terhadap kelestarian hutan dan lingkunganya.

"Sebagai wujud kecintaan kami terhadap kelestarian hutan dan lingkungan kami IKA SKMA cabang Blora mengadakan acara menanam bersama untuk melestarikan hutan," jelas La Ode panggilan akrab keseharian di kantor Perhutani Blora.

Lanjut La Ode, Ribuan pohon berbagai jenis tanaman ditanam di area sekitar tempat wisata tersebut, dalam upaya melestarikan hutan diantaranya pohon jati, trembesi, mahoni, salam, asam, pulai.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Resort Wilayah Konservasi (RWK) Imam Safi'i,SH menjelaskan bahwa kegiatan penanaman tesebut dapat diikuti oleh organisasi profesi lain dalam rangka pelestarian fungsi hutan di Indonesia.

"Acara penanaman bersama ini sangat positif dan produktif, serta bisa menjadi contoh bagi organisasi profesi lain, dalam upaya pelestarian fungsi hutan melalui rehabilitasi hutan," kata Imam.

Kegiatan penanaman bersama ribuan pohon ini dilaksanakan oleh 150 anggota IKA SKMA Blora dan dihadiri oleh Kepala Cabang Dinas Kehutanan Jawa Tengah Wilayah I Blora yang diwakili oleh Kabag TU Husain Nukman, SE Kepala Resort Wilayah Konservasi (RWK) Blora Imam Safi'i, SH. (Purnomo/Red)
Share:

Thursday, March 14, 2019

SOSIALISASI PP NO. 07 TAHUN 2012 TENTANG KONFLIK SOSIAL OLEH KESBANGPOL BLORA

Pelaksanaan Sosialisasi UU Nomor 07 Tahun 2012 Oleh Kesbangpol Blora

Blora,- Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (KESBANGPOL) Kabupaten Blora menggelar Sosialisasi Peraturan Pemerintah(PP) nomor 02 tahun 2015 tentang peraturan pelaksanaan Undang-Undang (UU) nomor 07 tahun 2012 tentang penanganan konflik sosial bersama tokoh agama, tokoh masyarakat dan petugas Kamtibmas Kecamatan se-Kabupaten Blora di aula Resto mr. Green Desa Seso Kecamatan Jepon (Kamis, 14/03/2019)

Banyaknya konflik sosial di masyarakat menjelang Pemilu serentak 2019 membuat tugas dari Kesbangpol berat,hal ini yang menjadikan dasar dan tujuan dari salah satu Badan yang membidangi tentang Sosial dan Politik milik Pemerintah Kabupaten Blora ini menggelar kegiatan Fasilitasi penyelenggaraan keamanan dalam negeri dengan tema Sosialisasi Peraturan Pemerintah(PP) nomor 02 tahun 2015 tentang peraturan pelaksanaan Undang-Undang (UU) nomor 07 tahun 2012 tentang penanganan konflik sosial.

Acara di buka oleh Kepala Kesbangpol Kabupaten Blora Nur Hidayat, dalam sambutanya Nurhidayat mengatakan untuk menjaga kondusifitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Blora kita harus saling bersatu menjaga NKRI dari rong -rongan kelompok /aliran atau faham yang mengarah atau di indikasikan faham radikalisme.

"Kita merupakan satu keluaraga walaupun kita beda agama, beda suku, beda etnis mari kita sama-sama menjaga keamanan ketertiban di Blora, jangan sampai beda sedikit bisa menimbulkan konflik, menjelang pemilu 2019 ini mari kita jaga kondusifitas Bolra bersama-sama, jika ada kelompok atau faham yang mengarah ke  radikalisme kita ingatkan bersama," jelas Nur Hidayat

Kesbangpol akan membina mereka (kelompok faham radikalisme) yang akan merong-rong NKRI dan kalau mereka tidak mau di bina Kesbnagpol akan menempuh jalur hukum lanjutnya

Acara sosialisasi tersebut selain mengudang tomas, toga juga mengundang Kapolres Blora yang di wakili Kasat Bimas AKP Selamet Riyanto, Dadim Blora yang diwakil Pasiops Lettu Inf. Maningsun  dan Susanto Kakesbangpol Kabupaten Pati sebagai Narasumber.

AKP Selamet yang mewakili Kapolres Blora menjelaskan tentang bagaimana cara mencegah terjadinya konflik dimasyarakat sesuai tugas pokok dan fungsi(Tupoksi) menjaga keamanan dan ketertibaan masyarakat," Sesuai tupoksi saya selaku petugas kepolisian ,selalu mengadakan penyuluhan di Desa -Desa melalui Babinkamtibnas menjalin hubungan dengan tomas dan toga di wilayah masing-masing," kata Akp Selamet.

Begitu juga yang di lakukan oleh Kodim 0721 Blora yang di wakili oleh Lettu Inf. Maningsun ia juga membangun komunikasi sosial melalui kegiatan-kegiatan positip dengan masyarakat, sedangkan dari Kakesbangpol Pati selaku  menjelaskan pengertian Konflik, macam-macam konflik dan akibat yang di timbulkan dari konflik.

Peserta tampak menyambut baik kegiatan tersebut salah satu peserta dari perwakilan gereja Yulius Sukarno menanyakan tentang konflik Klenteng dengan Budhi Dharma yang sudah lama belom terselesaikan namun dari Kesbangpol Kabupaten Blora akan menampung pertanyaan tersebut untuk di tindaklanjuti. (Koed/Red)
Share:

Thursday, February 21, 2019

PEMBANGUNAN ZONA INTEGRITAS MENUJU WBK DAN WBBK PN BLORA DICANANGKAN OLEH BUPATI BLORA


Penandatanganan Piagam Pencanangan Pembangunan Zona Integritas
Pengadilan Negri Blora Oleh Kepala PN Blora Bersama Bupati Blora dan Forkompimda Blora 
Blora,–  Kantor Pengadilan Negri (PN) Blora melakukan penandatanganan piagam pencanangan pembangunan zona integritas di ruang sidang Cakra  Kantor Pengadilan Negri Blora. Kegiatan ini dalam rangka Pembangunan Zona Integritas menuju ke Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). (21/02/2019)

Kepala Pengadilan Negri Blora, Agustinus Asgari Mandala Dewa, SH. berharap dukungan satuan kerja yang hadir dalam kegiatan  ini dapat membantu mewujudkan zona integritas di lingkungan Pengadilan Negri Blora.

“Semoga Bapak/Ibu memiliki persepsi yang baik terhadap kami mengenai anti korupsi dan dapat terus merasakan peningkatan kualitas pelayanan PN Blora,” Jelas Agustinus Asgari MD.

Sementara itu, Bupati Blora Djoko Nugroho dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan seperti ini sangat baik sekali, kegiatan ZONA INTEGRITAS Pengadilan Negri  Blora ini, yang penting adalah berawal dari Sumber Daya Manusianya terlebih dahulu.

"Semoga dengan integritas ini, gaungnya semakin menggema sehingga integritas di Kantor dan instansi-instansi lain di wilayah Kabupaten Blora juga dilakukan," ucap DJoko Nugroho.

Pembacaan deklarasi Pencanangan Zona Integritas menuju wilayah bebas dari korupsi dan wilayah birokrasi bersih melayani oleh Kepala PN Blora, Agustinus Asgari Mandala Dewa, SH. Sebelum pembacaan deklarasi, Agustinus Asgari MD  menegaskan bahwa dalam mewujudkan zona integritas di PN Blora ini perlu komitmen dari para stakeholder. PN Blora berusaha mewujudkan pelayanan yang prima terhadap masyarakat di Kabupaten Blora. Terus melakukan penataan sistem pelayanan publik yang lebih baik.

"Sistem yang baru adalah pembayaran biaya perkara dapat dilakukan secara online, untuk itu mengarapkan dukungan semua pihak baik internal maupun masyarakat," Ucap Agustinus Asgari Mandala Dewa, SH.

Penandatanganan piagam pencanangan pembangunan zona integritas pun dilakukan oleh Kepala PN Blora, Agustinus Asgari Mandala Dewa, SH. dan Bupati Blora Joko Nugroho, Forkopimda Blora dengan disaksikan seluruh tamu undangan.  Acara diakhiri foto bersama dan ramah tamah.  (Koed/Red)
Share:

Saturday, January 12, 2019

TIM PADMASARI PROTES PEROBEKAN BALIHO OLEH PANWAS JEPON

Sutargo Menunjukkan Baliho Dirobek

Blora,- Tim pemenangan Caleg DPRD Provinsi Jawa Tengah dari Partai Golkar Dapil V (Blora,Grobogan) Padmasari Mestikajati, telah melakukan protes, atas tindakan dugaan anggota Panwas Jepon-Blora yang melakukan perobekan baliho, saat melakukan penertiban.

Protes itu dilakukan dengan cara berkirim surat kepada Panwaslu Kecamatan Jepon terkait dengan kegiatan yang dilakukan Anggota Panwas Kecamatan Jepon-Blora baru -baru ini.

Seperti diungkapkan Sutargo salah satu anggota tim Pemenangan Padmasari di Kecamatan Jepon, dalam surat yang dikirim ke Panwaslu Jepon tersebut ada tiga hal yang dipersoalkan pertama: Apa alasan  penurunan baliho tersebut, Kedua: mengapa tidak ada pemberitahuan maupun konfirmasi dengan pihak pemasang atau partai pengusung didaerah setempat sebelum dilakukan penurunan baliho tersebut, dan Ketiga: apakah prosedur penurunan harus dilakukan dengan perobekan baliho.

Ditambahkan oleh Sutargo bahwa Baliho milik Padmasari yang di pasang di Dukuh Puledagel yang diambil Panwas tersebut sudah sesuai dengan peraturan dari KPU.

"Jaraknya malah 30 m dari sekolahan. Sementara ketentuan dari KPU jaraknya 25 meter. Jadi kami menilai mutlak ini kesalahan pihak Panwas," tegas Sutargo yang juga pengurus desa Partai Golkar di Jepon.

Untuk menguatkan laporannya ke Panwaslu tersebut, Sutargo juga menyertakan bukti Baliho Padmasari yang sobek. Sementara itu, sampai saat berita ini diturunkan pihak panwas Jepon belum bisa dihubungi. (Agung/Red)
Share:

Monday, January 7, 2019

TERSANGKA PENUSUK PETUGAS PERHUTANI, BERHASIL DIBEKUK POLRES BLORA

Kapolres Blora Dalam Jumpa Pers
Di Halaman Mapolres Blora

Blora,- Satuan Reskrim Kepolisian Resor (Polres) Blora akhirnya berhasil membekuk Suwadi alias Sundol (47th) warga Dukuh Pringapus RT. 06 RW.02 Dusun Jamprong Kecamatan Kenduruan Kabupaten Tuban, Jawa Timur, satu tersangka Suwadi merupakan pelaku pencurian kayu jati yang disertai dengan penusukan terhadap seorang anggota Polisi Hutan (Polhut) Perhutani, Senin (06/01/2019).

Peristiwa bermula, ketika sejumlah anggota Polhut sedang melaksanakan patroli di kawasan hutan RPH Bleboh, BKPH Nanas, KPH Cepu turut wilayah Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora melihat Pelaku bersama dengan teman-temanya sekitar 19 orang sedang memotong kayu jati, tepatnya di Petak 5014 RPH Bleboh, RPH Nanas, KPH Cepu. pada Sabtu (01/09/2018) lalu.

Oleh anggota Polhut, kawanan tesebut ditegur kemudian melarikan diri ke arah hutan. Tak berselang lama, 2 orang dari kawanan pencuri tersebut kembali mendatangi salah satu anggota Polhut sambil marah-marah dan melakukan penganiayaan dengan cara menusuk dengan menggunakan pedang sehingga melukai perut korbannya. Pelaku kemudian meninggalkan korbannya yang terluka di tengah hutan.

Kapolres Blora, AKBP Antonius Anang S.I.K, M.H dalam jumpa pers mengatakan, jajaran Polres Blora langsung bergerak cepat  melakukan penangkapan pelaku, setelah mendapatkan laporan dari KPH Cepu bahwa ada tindakan pencurian kayu dan disertai kekerasan kepada petugas.

"Pelaku berusaha menyerang petugas perhutani dengan senjata tajam, sehingga petugasnya mengalami sedikit luka yang kemudian para pelaku bersama teman-temannya saat mencuri kayu jati  ini langsung melarikan diri," ungkap Kapolres Blora AKBP Antonius Anang

Dari tangan pelaku, Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, 7 Batang kayu jati, 2 buah gergaji tangan, 1 bilah pedang, 2 buah batu dan 1 unit sepeda motor.

Kini jajaran Polres Blora masih memburu 19 rekan pelaku lainnya yang berhasil melarikan diri. Pelaku sendiri akan dijerat dengan Pasal 12 huruf b Jo pasal 82 ayat 1 huruf b No.18 tahun 2013 tentang pencegahan dan pemberantasan perusakan hutan jo 55 KUH Pidana dan atau 365 KUH Pidana. (Agung/Red)
Share:

Wednesday, November 21, 2018

MAYAT DI DEKAT HUTAN KAGETKAN WARGA DESA JIWOREJO

Evakuasi Mayat Parijah Oleh Anggota Polsek Jiken
Dibantu Warga Dan Petugas medis Puskesmas Jiken
Blora,– Warga Desa Jiworejo, Rabu (21/11/2018) sekira pukul 03.00 WIB, digegerkan adanya temuan mayat wanita tergeletak di jalan kawasan hutan masuk  Alur AB  petak 7021 A RPH Nglamping BKPH Wonogadung di Dukuh Kedungprahu Desa Singonegoro Kecamatan Jiken Kabupaten Blora.

Kondisi mayat sudah kaku diperkirakan meninggal beberapa jam sebelum ditemukan warga. Indentitas mayat diketahui bernama Paridjah (70th), warga RT.002/RW.004 Dukuh Nglamping, Desa Bogorejo, Kecamatan Bogorejo, Blora.

“Ternyata mayat di jalan hutan itu mbah Parijah, umurnya sekitar 70-an tahun,” kata Sarji (43th), warga Singonegoro.

Sarji melanjutkan, mayat ditemukan kali pertama oleh lelaki yang tengah berburu di hutan, selanjutnya dilaporkan ke Kepolisian Sektor (Polsek) Jiken, dan informasi dengan cepat menyebar luas di masyarakat.

Mendengar informasi ada mayat wanita, warga langsung berdatangan ke tempat kejadian perkara (TKP) untuk melihat dari dekat keberadaan mayat itu, hingga akhirnya diketahui bernama Parijah.

Salah satu saksi warga Desa Jiworejo, Juwanto (29th), membenarkan wanita yang meninggal di tengah jalan kawasan hutan itu adalah Parijah. Sebelum meninggal, korban sering jalan tanpa tujuan, sudah tua, dan linglung.

Mendapat laporan ada temuan mayat, sejumlah anggota Polsek dan petugas medis Puskesmas Jiken, tiba di TKP untuk melakukan pemeriksaan serta evakuasi.

Hasil pemeriksaan petugas medis, Paridjah diperkirakan meninggal karena sakit jantung, adanya sedikit luka di bagian punggung, diduga akibat terjatuh saat korban tidak sadarkan diri.

Selanjutnya, jenazah nenek Parijah (70th), warga RT.002/RW.004 Dukuh Nglamping, Desa Bogorejo, Kecamatan Bogorejo diangkut dengan mobil operasional Polsek Jiken untuk dikirim ke rumah keluarganya di Dukuh Nglamping, Desa Bogorejo, Kecamatan Bogorejo, Blora.

Kapolres Blora AKBP Saptono melalui Kapolsek Jiken Iptu Putoro Rambe, membenarkan ada temuan mayat wanita di jalan kawasan hutan masuk Desa Ketringan bernama Parijah.

Korban usia 70 tahun, kondisinya sudah linglung, dan dalam kesehariannya keluar rumah pergi tanpa tujuan yang jelas. Paridjah meninggal karena sakit jantung.

“Jenazah sudah dikirim ke keluarganya, siang ini dimakamkan di pemakaman umum Nglamping,” pungkas Iptu Putoro Rambe. (Agung/Red)
Share:

Terbaru

Banjir Masuk Rumah, Seorang Ibu di Cepu MD Tersengat Listrik Kulkas

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 ( BIDIKLENSA.MY.ID ) —  Peristiwa tragis menimpa sebuah keluarga di Kelurahan Ngelo, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora Jawa Tengah...

Total Pageviews

Contact Form

Name

Email *

Message *

Labels

Education

SELANJUTNYA »