Monday, October 11, 2021

Kajari Blora Gelar Patroli Hutan Bareng dengan Admistratur KPH Mantingan

 


 

BLORA - Kepala Kejaksaan Negeri Blora Yohanes Avilla Agus Awanto Putra gelar Patroli bareng dengan Administratur Perhutani KPH Mantingan Marsaid. Sabtu (9/10). Perlu diketahui sebelumnya Jum,at malam (08/10) Kajari Blora memberikan pembinaan tentang hukum bagi Polisi kehutanan di Wanawisata Mantingan, hari ini melakukan olah raga trabas (naik sepeda motor trail) masuk hutan Blora utara. (10/10/2021).

 

Dalam Pembinaan turut mendampingi kajari Blora Agus Awanto Putra, Kasi Pidum Bagus Catur Y, Kasi BB Bambang Widianto,dan kasi Datun Agustinus Dian Leo Putra. Sedangkan jajaran Perhutani yang hadir Adm Mantingan Marsaid,Adm Blora, Cepu, Randublatung, dan Kebonharjo.

 

Kajari Blora Agus Awanto mengatakan bahwa memang senang dan peduli dengan hutan yang ada di pulau jawa ini. dengan slogan "Jaga Hutan" yang tertulis dibelakang kaosnya.

"Kami pakai ini, berarti bukan kami mengambil alih tugas Hutan tetapi Polisi fungsi pokok polisi hutan tetapi kami hanya ingi membantu petugas kehutanan yang diemban Perhutani berat,” terang Agus Awanto.

 

Lanjut Kajari Blora, ini salah satu wujud kerjasama yang dituangkan dalam nota kesepahaman dalam penanganan hukum untuk polisi kehutanan yang ada di Kabupaten Rembang.

 

"Hal ini penting untuk penanganan kasus yang ada di Kejaksaan Negeri Blora dapat dituntaskan dengan baik," Tandas Agus Awanto.

 

Sementara itu, Administratur Perhutani KPH Mantingan Marsaid menambahkan bahwa kita perlu untuk kegiatan patroli bareng di kawasan hutan Mantingan sangat memberikan dukungan moral kepada petugas jaga.

 

"Hal ini dapat memberikan dukungan moral kepada petugas dilapangan dan memberikan perlindungan keamanan kepada mereka,” ujar Marsaid.

 

Lanjut Marsaid, agar para petugas dilapangan tetap memperhatikan komando dari Kepala Resot Pemangkuan Hutan (KRPH) dan waspada untuk tanaman muda hutan Mantingan.

 

"Oleh karena sekarang untuk tanaman kelompok umur III 30 tahun juga sudah mulai jadi sasaran para pelaku ilegal logging," pungkas Marsaid. (ADY/Red).

Share:

Thursday, October 7, 2021

Satrenarkoba Polres Blora Bersama Kesbangpol dan BNN, Gelar Penyuluhan P4GN




BLORA - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Blora Polda Jawa Tengah bersama Kantor Kesatuan Bangsa Dan Politik (Kesbangpol) kabupaten Blora dan BNN menggelar penyuluhan bahaya narkoba dalam rangka mensukseskan program pencegahan pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap Narkotika (P4GN) dan Perkusor Narkotika di wilayah kabupaten Blora.

 

Salah satu kegiatan penyuluhan dilakukan dilembaga pendidikan, kemarin telah dilakukan penyuluhan di Prodi Keperawatan Blora dan Kamis, (07/10/2021) digelar di SMA N 1 Blora.

 

Kasatresnarkoba Polres Blora Iptu Edi Santosa,SH mengatakan, kegiatan penyuluhan bahaya narkoba dilakukan di sekolah sebagai bentuk kepedulian kepolisian pada generasi muda terutama para pelajar, dalam pencegahan peredaran dan penyalahgunaan narkoba yang rentan terjadi pada generasi muda.

 

Lebih lanjut Kasatresnarkoba menjelaskan bahwa bahaya penggunaan Narkotika dapat merusak sendi sendi kehidupan, mulai dari kehidupan pribadi pengguna, kehidupan bermasyarakat, dan kehidupan berbangsa dan bernegara. imbuhnya.

 

"Mereka yang sudah ketagihan, maka akan melakukan tindakan yang di luar kontrol, di antaranya melakukan tindakan kriminalitas untuk mendapat uang yang kemudian digunakan membeli barang tersebut,” tuturnya.

 

“Untuk itu, memberantas peredaran barang haram tersebut merupakan komitmen bersama antara Aparat Kepolisian, Pemerintah dan, masyarakat,” tegasnya.

 

Seiring perkembangan zaman banyak terjadi pergaulan bebas, Iptu Edi berharap siswa siswi generasi muda Indonesia tidak melibatkan diri pada hal hal yang dapat merugikan diri sendiri, seperti menggunakan narkoba, tawuran antar sekolah dan lain sebagainya.

 

Menurutnya, usia remaja sangat labil dan mudah sekali dipengaruhi oleh pengaruh yang tidak baik yang datangnya dari masyarakat atau dari lingkungan sekitar sekolah.

 

“Untuk itu para pelajar ini perlu diberikan pemahaman dan pengetahuan tentang bahaya narkoba serta pencegahannya lebih dini,” tandasnya.

 

Mantan KBO Satreskrim Polres Blora ini juga memberikan motivasi pada siswa dan siswi agar lebih giat belajar untuk mempersiapkan diri dalam menggapai cita cita.

 

"Jadilah anak yang berguna bagi diri sendiri, orang lain, bangsa dan Negara, serta banggakanlah orang tua kalian dengan prestasi yang kalian capai," pungkasnya. (DNR/Red)

Share:

Wednesday, October 6, 2021

Anggota Polsek Jati bagikan Bansos Kabareskrim hingga Desa Randulawang Doplang

 

 


BLORA - Kepolisian Sektor (Polsek) Jati Polres Blora membagikan bantuan sosial (Bansos) berupa paket sembako kepada warga miskin terdampak Covid-19 di wilayah desa Randulawang, Kecamatan Jati, Kabupaten Blora. Rabu, (06/10/2021).

 

Penyaluran bantuan sosial kepada warga terdampak Covid-19 tersebut adalah titipan dari Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto,SH,MH.

 

Pembagian bansos Kabareskrim dilakukan secara door to door oleh anggota Polsek Jati, sehingga tidak menimbulkan kerumunan.

 

Agar lebih optimal dan tepat sasaran, Polsek Jati melalui Bhabinkamtibmas telah berkoordinasi dengan perangkat desa setempat.

 

"Bansos kali ini sebanyak 10 paket sembako. Pembagian Bansos dari Bapak Kabareskrim, kita lakukan dengan sistem door to door, sehingga tidak menimbulkan kerumunan," ucap Kapolsek Jati AKP Eko Adi Pramono,SH,MH.

 

AKP Eko Adi menambahkan bahwa selain tugas tugas kepolisian, Polsek Jati terus aktif dalam kegiatan bansos. Salah satunya adalah bansos dari Kabareskrim.

 

"Sesuai arahan pimpinan, Bansos segera kita distribusikan kepada masyarakat yang berhak menerima. Harapannya semoga dapat membantu meringankan beban warga yang terdampak pandemi Covid-19," tandas AKP Eko Adi.

 

Bantuan sosial dari Kabareskrim tersebut mendapat tanggapan baik dari warga setempat, Yakni  Ganianto. Ia mengaku senang dan mengucapkan terima kasih bansos sampai ke desanya.

 

"Terima kasih atas bantuannya, dan pasti sangat bermanfaat bagi kami," kata Gani. (DNR/Red)

Share:

Tuesday, October 5, 2021

Operasi Patuh Candi 2021 Blora Berakhir, Kasat Lantas: Masyarakat Harap Tetap Disiplin Prokes dan Disiplin Berlalu Lintas

 



BLORA - Operasi Patuh Candi 2021 yang dilaksanakan selama 14 hari oleh jajaran Kepolisian Negara Republik Indonesia telah berakhir pada 3 Oktober 2021 kemarin. Termasuk pelaksanaan Operasi Patuh di wilayah hukum Polres Blora.

 

Kapolres Blora AKBP Wiraga Dimas Tama,SIK melalui Kasat Lantas AKP Edi Sukamto,SH,MH saat memberikan keterangan, Selasa, (05/10/2021) menjelaskan bahwa jajaran kepolisian telah melaksanakan Operasi Patuh 2021 termasuk di Polres Blora dimana kegiatan dilaksanakan mulai tanggal 20 September sampai 3 Oktober 2021.

 

"Dalam pelaksanaannya Operasi Patuh Candi 2021 di wilayah hukum Polres Blora secara umum berjalan dengan aman, lancar dan terkendali. Dengan fokus pada kegiatan edukasi masyarakat tertib lalu lintas dan pencegahan Covid-19," jelas Kasat Lantas didampingi Kaur Reg Ident Iptu Zaenul Arifin,SH. Selasa, (05/10/2021) di kantor Satlantas Polres Blora.

 

Disampaikan bahwa selama berlangsungnya operasi patuh Polres Blora telah melakukan berbagai kegiatan seperti kegiatan pembagian masker, bansos, membantu vaksinasi serta kegiatan patroli edukasi protokol kesehatan.

 

"Operasi Patuh tahun ini kita fokuskan kegiatan sosial, adapun telah kita bagikan 800 paket sembako, serta 5000 masker kepada warga masyarakat," ucap Kasat Lantas.

 

Lebih lanjut disampaikan saat Operasi Patuh Candi 2021 Polres Blora juga melaksanakan sejumlah kegiatan inovatif. Kegiatan tersebut diantaranya razia vaksin, patroli bansos serta penling melalui dialog interaktif di radion.

 

Kasat Lantas mengimbau kepada masyarakat setelah berakhirnya Operasi Patuh Candi 2021 ini, diharapkan tetap menaati ketentuan berlalu lintas. Dengan demikian mampu mencegah terjadinya fatalitas kecelakaan yang diawali dari pelanggaran. "Kita akan lanjutkan imbauan prokes dan disiplin berlalu lintas melalui Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan," tandasnya.

 

"Termasuk juga kepatuhan dalam penerapan protokol kesehatan 5M untuk pencegahan penyebaran Covid-19 harus terus kita gelorakan," pungkas Kasat Lantas. (DNR/Red)

Share:

Monday, October 4, 2021

Antisipasi Tindak Kriminal, Polisi Banjarejo Patroli di Pasar dan Pertokoan

 


 

BLORA - Cegah gangguan kamtibmas dan tindak kriminalitas di lokasi pasar, anggota Polsek Banjarejo Polres Blora Polda Jawa Tengah melaksanakan patroli pertokoan di pasar tradisional Kecamatan Banjarejo, sekaligus dialogis dan imbauan kamtibmas dengan pedagang dan pengunjung pasar. Senin, (04/10/2021).

 

Dalam pelaksanaan tugas patroli, dilaksanakan secara dialogis dan imbauan kamtibmas dengan pedagang dan pengunjung pasar guna sampaikan pesan-pesan kamtibmas. Kepada para pedagang diimbau agar waspada peredaran uang palsu, dan kepada pengunjung diimbau agar tidak memakai perhiasan yang mencolok, karena bisa menimbulkan niat pelaku tindak kejahatan, seperti perampasan, penjambretan dan tindak kriminalitas lainnya.

 

Selain pesan dan imbauan kamtibmas diatas, tak lupa juga mengimbau terkait wabah virus corona, agar warga masyarakat disiplin menerapkan protokol kesehatan, dengan membiasakan pola hidup bersih dan sehat, sesering mungkin mencuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir, disiplin menggunakan masker, hindari kerumunan dan jaga jarak dengan orang lain guna cegah penyebaran covid-19.

 

Kapolsek Banjarejo Iptu Sumaryono,SH,MH menyampaikan, dengan pelaksanaan tugas Patroli dari Polsek Banjarejo di lokasi pasar dan tempat-tempat lainnya di harapkan tugas pokok Polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat dapat dirasakan oleh masyarakat, serta diharapkan situasi kamtibmas tetap terjaga dalam keadaan aman kondusif. "Patroli kita lakukan untuk antisipasi tindak kejahatan, selain itu tak lupa kita ajak warga agar selalu disiplin dalam protokol kesehatan," kata Kapolsek Banjarejo.

 

Kepada pemilik dan karyawan Toko Emas, ia menekankan agar selalu waspada dan untuk CCTV terpasang serta display toko agar diberikan jeruji besi demi keamanan. "Tetap waspada dan hati hati, CCTV pastikan terpasang dan display perhiasan emas harus ditambah jeruji pengaman. Jika ada suatu hal yang urgen silahkan hubungi petugas," tandas Kapolsek Banjarejo. (DNR/Red)

Share:

Sunday, October 3, 2021

Perhutani Gelar Trabaz Bareng dengan Bupati Rembang di Hutan Kebonhajo




MANTINGAN - Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mantingan dan Kebonharjo Gelar bareng Trabaz bersama Bupati Rembang di hutan Kebonharjo Kecamatan Jatirogo Kabupaten Tuban. Sabtu (02/10/2021).

 

Ikut mendampingi Bupati Rembang, Damdim 0720 Rembang Letkol Kav. Donan Wahyu Sejati, Waka Polres Rembang, Adm Mantingan Marsaid, ADM Kebonharjo Joko Santoso dan jajaran Perhutani Mantingan maupun Kebonharjo.

 

Administratur KPH Kebonharjo Joko Santoso  menyampaikan bahwa Trabas bareng Muspida bentuk Sinergitas Perhutani Kebonharjo dan Mantingan dengan Forkopinda.

 

"Untuk lebih mengenal karakter kawasan hutan yang ada di KPH Kebonharjo dan Mantingan hari ini kita keliling hutan dengan kendaraan triil  sambil olah raga dan mematangkan skil dalam menggunakan kendaraan motor tril dijalan berbatu dan berdebu,” Terang Joksan.

 

Bupati Rembang H. Abdul Hafidz menyampaikan apresiasi kepada Perhutani Mantingan dan Kebonharjo bahwa selama ini  banyak masyarakat Rembang yang berada dipinggiran kawasan hutan diberikan garapan didalam kawasan hutan.

 

"Olah raga menggunakan kendaraan motor tril ini memacu adrenalin yang tinggi,dibutuhkan skiil dalam menerobos hutan dengan jalan-jalan yang bebatu serta debu turunan dan tanjakan seolah menjadi tantangan tersendiri," Ujar Hafidz. 

 

Kepada Masyarakat kawasan hutan Bupati Rembang berpesan untuk menjaga kelestarian hutan yang berada di wilayah kabupaten Rembang. mengingat hutan itu merupakan penyimpan tata air,memproduksi oksigen dan juga memberikan ruang pekerjaan bagi masyarakat di pinggiran kawasan hutan.

 

"Tanggung jawab kelestarian hutan itu bukan hanya Perhutani saja tetapi semua stake holder mulai dari masyarakat,pemerintah daerah, maupun pemerintah pusat," terangnya dia.

 

Joyo Suwito salah satu peserta trabaz dari Mantingan yang mengawal Adminiatratur Marsaid mengatakan ini pertama kali saya menegendarai tril dan trabas dengan pejabat di lingkungan kabupaten Rembang.

 

"Medannya cukup lumayan dan sulit saya hampir nyasar mendekati  wilayah dowan hutan KPH Mantingan.”tuturnya dihadapan media.

 

Trabas membutuhkan energi, nyali dan menantang adrenalin serta harus trampil mengendalikan kuda besi diantara rerimbunan,bebatuan dan juga debu. dan yang lebih mengerikan bila jalanan itu turun dan nanjak.

 

"Bila terlambat memindahkan gigi motor bisa macet dan tak berhenti di tengah jalan," ucapnya. (Kom/PHT/MNT/Sigit/Red).

Share:

Friday, October 1, 2021

Perhutani Gelar Pelatihan Penjarangan Bagi Regu Kerja Penjarangan dan Pemeliharaan



 

MANTINGAN - Untuk memperoleh hasil tanaman yang baik didalam  dikawasan hutanperlu perlakuan khusus agar tanaman tumbuh dengan baik.agar memperoleh tegakan hutan dengan volume serta kualitas setinggi-tingginya dalam akhir daur.  Agar pelaksanaan berjalan dengan baik dalam perlakuan silvikultur bagian Perencanaan  Hutan KPH Mantingan gelar pelatihan penjarangan di Wana wisata Kartini Mantingan. Rabu (29/09)

 

Administratur KPH Mantingan Marsaid melalui Waka Administratur Dwi Anggoro Kasih yang didampingi Kasi PBB Kriswantoro mengatakan untuk bidang perencanaanitu merupakan bidang terpenting dalam sebuah perusahaan untuk menata dan mengendalikan perencanaan dan mengkondisikan dilapangan. "Yang penting kita harus punya komitmen bersama itu penting untuk mengawal KPH Mantingan,” Ujar Anggoro.

 

Perlu diketahui bahwa sekarang Rencana Teknik Tahunan (RTT) tidak saklek, dan harus dinamis untuk mengikuti jaman. hal ini harus sesuai dengan tata waktu dalam perencanaan. yang lebih penting rekonsiliasi di lapangan. kareana ini menyangkut tata waktu kegiatan, pengecekan dilapangan harus valid.

 

"Bila ada hal yang kurang pas bisa dilaporkan kepada mengemen. untuk ditindaklanjuti dalam menata kembali perencanaan didalam kawasan hutan,” tutur nya.

 

Kasi PBB Kriswantoro menambahkan semua kegiatan diawali dengan perencanaan. bila perencanaan itu baik maka semua pekerjaan bidang kegiatan dilapangan akan berimbas dengan baik. RKP maupun RKPM itu merupakan jantungnya di Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan. karena kegiatan di BKPH itu ada pada RKP dan RKPM. "Makanya pagi hari ini kita rifres kembali agar nanti tidak ada salah tanam atau salah tebang,” terangnya

 

Yang lebih penting tanaman KPH Mantingan haris 100%. ini kerja tim ,bukan kerja perorangan. bila belum paham ya dikomonikasikan kepada pimpinan yang ada. semua perencanaan baik klem tebangan maupun klem penjarangan awal Oktober harus udah selesai. "Ini untuk memudahkan dalam menentukan kebijakan yang sesuai dengan keadaan dilapangan.”ungkap Kuswantoro.

 

 

Kepala Sub Seksi Edy Pramono menyampaikan perlunya petugas dilapangan harus paham betul tentang penyusunan RTT dan Penjarangan tanaman hutan bagi RKP maupun RKPM hal ini agar tidak terjadi salah tebang ataupun.

 

Kegiatan Pelatihan diikuti oleh Asisten Perhutani,Kepala Resor, Mandor RKP dan RKPM serta kapala urusan tata Usaha dan kepala Urusan Teknik Kehutanan dan mandorRKP & RKPM diakhiri dengan praktek lapangan membuat Petak Coba Penjarangan (PCP). (Kom/PHT/Mnt/SGT/Red).

Share:

Terbaru

Banjir Masuk Rumah, Seorang Ibu di Cepu MD Tersengat Listrik Kulkas

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 ( BIDIKLENSA.MY.ID ) —  Peristiwa tragis menimpa sebuah keluarga di Kelurahan Ngelo, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora Jawa Tengah...

Total Pageviews

Contact Form

Name

Email *

Message *

Labels

Education

SELANJUTNYA »