Wednesday, November 1, 2023

Giliran Desa Pelemsasi Sumber Terima Droping Air Bersih dari Perhutani Mantingan


REMBANG - Musim kemarau yang panjang daerah kekeringan di wilayah Kabupaten Rembang semakin luas. Utamanaya desa yang berada di pinggiran kawasan hutan.  Karena banyak sumber mata air yang kering sehingga masyarakat kesulitan mencari air bersih. Perhutani Mantingan melalui kegiatan peduli kekeringan memberikan bantuan air bersih didesa pinggir kawasan hutan.

Kegiatan pemberian bantuan air bersih ini sudah dimulai dari September 2023 hingga akhir Oktober 2023. Kini giliran desa Pelemsari Kecamatan Sumber menerima bantuan air bersih dari Perhutani Mantingan. 

Pengiriman bantuan air bersih diterima langsung oleh masyarakat yang betul-betul membutuhkan. Mereka sudah antri dengan jerigen maupun tembat air berupa blung besar yang sudah disiapkan.

Administrator KPH Mantingan Ir H. Marsaid melalui Kasi PPB Soetriswanto mengatakan bantuan air bersih ini sangat perlu bagi masyarakat pinggiran kawasan hutan yang notabene mereka itu menjadi mitra Perhutani dalam mengolah dan menggarap lahan kawasan hutan.

"Dari desa-desa yang telah kami bantu itu rata – rata 2 truk tangki per dukuhan,” jelas Soetriswanto.

"Sampai dengan akhir bulan ini kami sudah mendistribusikan air bersih ke desa-desa kekeringan mencapai sekitar 68 tangki itu belum bantuan dari berbagai pihak yang juga memberikan bantuan air bersih," imbuh Soetriswanto.

Ketua LMDH Desa Pelemsari Sadirin berharap untuk bantuan air bersih ini seminggu 2 kali mengingat di dukuhan pelemsari dengan jumlah KK sekitar 200 sangat membutuhkan bantuan air bersih. 

"Bila tidak ada bantuan kami mendatangkan tangki dan harus membali 1 tangki sekitar 150 ribu kami bagi dengan beberapa warga kami,” kata Sadirin sambil mengantrikan jerigen kosong miliknya. (Sigit/Red) 
Share:

Thursday, October 12, 2023

Panen Perdana Tebu Perhutani Belum Maksimal Dalam Memburu Cuan


REMBANG — Geliat produksi perdana tebu Perhutani Mantingan dalam panen perdana memang belum memenuhi target yang ditentukan. Hal ini mengingat baru pertama kali Perhutani yang selama ini terbiasa dengan menanam kayu jati tapi tahun 2023 ini menanam  tebu sesuai dengan anjuran dari pemerintah untuk stok gula dalam negeri. Senin,  (9/10/2023). 

Sejak Perhutani membuka lahan bisnis baru Agroforestri Tebu Mandiri (ATM) panen perdana belum bisa maksimal. Hal ini memang baru perdana memanen belum bisa menutup biaya pengolahan dan penggarapan lahan.

"Setelah panen kedua dan ketiga baru bisa mengambil keuntungan. Karena untuk biaya pengolahan sangat berkurang dan hanya tinggal biaya pemupukan,” ujar H. Ali pengusaha tebu rakyat.

Administrator KPH Mantingan lewat KSS Agroforestry, Kusnadi mengatakan bahwa panen perdana memang belum bisa menutup biaya pengolahan tanah sesuai dengan perencanaan yang sudah direncanakan.

"Namun kita yakin bahwa untuk panen yang berikutnya bisa menutup biaya yang telah dikeluarkan oleh pekerjaan permulaan penanaman ATM," kata KSS Agroforestry, Kusnadi.

Dari hasil pengalaman, lanjut KSS Agroforestry, Kusnadi, para pertani tebu rata-rata untuk panen tebu perdana belum bisa maksimal. Nanti baru penen berikutnya baru bisa mengambil keuntungan. 

"Karena variabel biaya yang timbul pada penggarapan lahan sudah mulai berkurang. Sudah tidak perlu lagi biaya pembersihan lahan dan pengolahan tanah. Tinggal membakar serasah yang ada saja,” ujar Wito, salah satu penggarap lahan tebu ATM.

Kusnadi juga menyampaikan bahwa untuk rencana ATM KPH Mantingan 1.348.043.242  realisasi bersihnya 635.747.400 dengan prosentasenya mencapai 42,2%. Dengan rencana keluasan 37,21 hektar. Sedangkan untuk realisasinya kotor mencapai 894.755.600. atau dengan prosentase 66,4%.

Kegiatan ATM untuk tenaga muat angkot dilakukan oleh Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) yang kerjasama dengan para kepala desa yang di wilayah lokasi ATM.l 

"Jadi masalah tenaga angkutan kita serahkan kepada LMDH selaku pemangku wilayah hutan sekitar ATM," tandas Kusnadi.

Pada kesempatan itu, Ketua paguyuban LMDH,   yang juga merupakan pengusaha tebu, Parlan  mengapresiasi kepada Perhutani Mantingan yang membuka lahan tebu masih melibatkan LMDH. 

"Kami berharap nantinya untuk tebu perhutani bisa menjadi penghasilan ataupun bisnis baru yang bisa menjadi primadona seperti bisnis Kayu jati,”  ucap Parlan.

Yang lebih penting, lanjut Parlan, pemupukan tidak telat dan keterlibatan masyarakat sekitar akan sangat membantu masyarakat kawasan hutan dalam kerjasama dengan Perhutani. 

"Kami hanya memberikan rambu-rambu untuk kerjasama dengan LMDH selaku mitranya bisa memberikan nilai tambah bagi masyarakat kawasan tepi hutan," imbuh Parlan.(Sigit/Humas/Redaksi)
Share:

Monday, October 9, 2023

Dari Ngopi Bareng Hingga Terbentuknya Tim Pasukan Ranger


BLORA — Kegiatan ngopi bareng antara Waka Adm Dwi Anggoro Kasih, Kasi PPB Kriswantoro,  Komper, Sp Kam, juga ada perwakilan Kaur dan beberapa staf kantor KPH maupun BKPH sudah menjadi kegiatan rutin. 

Tempat ngopi bareng ada di desa Ketanggi Kecamatan Rembang. Kegiatan Ngopi Bareng dimulai setelah Sholat Isya hingga tengah malam kadang sampai pukul 02.00 WIB.

Adapun hal –hal yang dibicarakan dalam ngopi bareng adalah masalah keberlanjutan dalam pengelolaan kawasan hutan di Mantingan. Semua bebas berbicara dari pekerjaan tanaman, tebangan, keamanan dan juga produksi serta persemaian. Namun dimasa memasuki tahun politik obrolan yang paling banyak masuk pada ranah keamanan kawasan hutan.

Berkaca dari tim Suwunk  yang terbentuk saat Patroli di hari Raya idul fitri 1444 H yang bekerjasama dengan KRPH Logede Suroto yang berhasil menghalau bahkan membawa pulang 2 batang kayu hasil ilegal logging ukuran 2 meter dengan diameter tiga puluhan. 

Karena tim suwunk hanya bekerja disaat hari raya maka eksistensinya tidak berlanjut karena terbatas dengan jadwal yang berlaku 2 minggu saja. Dari obrolan ngopi bareng yang sudah berlangsung puluhan kali tepatnya 3 Mei 2023 Asper kalinanas Endang Priyanto melontarkan gagasan untuk patroli bareng yang anggotanya Waka adm, Kasi dan jajaran Asper serta komper untuk peliputan.

Dari gagasan itu Waka adm Dwi Anggoro Kasih memberikan tanggapan dan sangat setuju. Jadi tim ini bergerak sewaktu - waktu bila ada informasi dari masyarakat. Tentang pelaku ilegal logging.

"Dengan terbentuknya tim Ranger ini akan menyikat habis pera pelaku baik yang datang dari luar maupun dari karyawan yang ikut bermain,” tegas Dwi Anggoro Kasih.

Perlu diketahui bahwa dengan adanya pemerintah telah meluncurkan Kawasan Hutan Dengan Pengelolaan Khusus (KHDPK) seluas 1,1 juta hektar dari 2,4 juta hektar yang dikelola Perhutani akan berkurang. 

"Untuk itu kita perlu untuk mengamankan sisa dari 1,3 juta hekta ini agar tetap lestari dan juga menghidupi seluruh karyawan Perhutani," jelas Dwi Anggoro Kasih.

Lanjut Dwi Anggoro Kasih,  jadi tim ini nanti bersih dari canguk-canguk para pelaku ilegal logging karena akan masuk dengan lewat jalur yang tidak biasa dan pastinya informasi A1 dari masyarakat akan menjadi target utama.

Sementara itu, untuk Polter dan petugas dilapangan tidak akan tahu dimana nantinya target dalam patroli tim ranger. 

"Tim ini akan selalu membayangi dan memback-up bila ada petugas kita dilapangan yang mengalami kesulitan saat akan mengamankan barang bukti dilapangan," kata Dwi Anggoro Kasih. 

Fenomena tahun politik harus kita sikapi dengan baik agar Institusi Perhutani tetap kompak dan bisa mengendalikan keamanan mulai dari ilegal logging serta dari lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang nakal yang akan memanfaatkan kondisi dalam pemanfaatan KHDPK untuk menggiring masyarakat dengan menguasai lahan secara ilegal," imbuh Dwi Anggoro Kasih.

Akhirnya, mulai dari candaan dalam membicarakan kelanjutan pekerjaan, serta perkapan situasai keamanan hutan dimotori oleh Asper Kalinanas Endang Priyanto.
Obrolan ngopi berakhir pukul 12.30 WIB dengan menghasilkan Tim Ranger. (Sigit/Humas/Redaksi)
Share:

Friday, October 6, 2023

Polres Blora Musnahkan Ribuan Barang Bukti Knalpot Brong Yang Meresahkan Warga


BLORA — Polres Blora  melakukan konferensi pers pemusnahan barang bukti knalpot brong, Jumat, (6/10/2023) di halaman belakang Mapolres Blora. 

Kegiatan dipimpin oleh Kapolres Blora Polda Jawa Tengah AKBP  Agus Puryadi, SH, SIK, M. Si. Turut hadir Forkopimda Kabupaten Blora serta Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blora. Hadir pula Kabiddokes Polda Jateng Kombes Summy Hastri yang kebetulan melaksanakan kegiatan survey akreditasi di Polres Blora. 

Kapolres Blora AKBP Agus Puryadi mengungkapkan, bahwa saat ini pihaknya akan melaksanakan pemusnahan knalpot brong hasil operasi Satlantas Polres Blora.

"Pagi ini kita akan melaksanakan pemusnahan atas kegiatan operasional penegakan hukum terhadap pelanggaran knalpot tidak standart (brong)," ungkap AKBP Agus Puryadi bersama Forkopimda. 

AKBP Agus Puryadi menuturkan, sejak bulan Agustus pihaknya sudah mulai menyebar imbauan terkait knalpot brong ini. 

"Dari hasil yang kita dapat ada BB (barang bukti) ranmor (pencurian motor) ada 62. Ini kita operasi knalpot brong kendaraannya tidak ada suratnya. Tapi itu bodong karena leasing," tutur AKBP Agus Puryadi.

AKBP Agus Puryadi juga membeberkan total knalpot yang diamankan selama operasi dilakukan.

Total BB knalpot 2.651, yang kita bawa saat ini cuma 651. Tilang secara keseluruhan ada 2713 tilang. Imbauan yang kita buat 52 hanya untuk Polres, Polsek bikin 3 kali 16 Polsek," beber AKBP Agus Puryadi.

Surat-surat itu sudah kita buat sebelumnya, jadi kita tidak tiba-tiba melakukan operasi tapi proses sosialisasi sudah kita lakukan," tandas AKBP Agus Puryadi.

Dikatakannya, sisa ribuan knalpot brong itu sudah dikirim ke Polda Jateng. "Dan dilakukan pemusnahan di sana, itu sekitar bulan Mei," ujar AKBP Agus Puryadi.

Menurut AKBP Agus Puryadi, jika dikonversi dari hasil operasi knalpot brong ini, jika beli baru dan diuangkan itu mencapai Rp195 juta.

"Peredaran knalpot brong ini di wilayah Kabupaten Blora turun 60 persen. 40 persen tinggal orang yang lalu lalang. Orang luar Blora yang lewat dan bandel-bandel," terang AKBP Agus Puryadi.

Dan kami mohon, ini perlu banyak pihak, termasuk Forkopimda Blora ini untuk ikut menjaga Blora ini damai dan nyaman.

"Tidak war wer di jalan kecil," pungkas AKBP Agus Puryadi.

Saat ini, Polres Blora masih melaksanakan penindakan knalpot brong/pelanggaran kasat mata. Untuk diketahui, dalam pemusnahan knalpot brong hasil operasi Satlantas Polres Blora ini dilakukan dengan cara dipotong kemudian dilindas pakai mesin pelindas. (Polres/Redaksi)
Share:

Monday, August 21, 2023

K dan MS Curi Ternak Sapi di Lahan Tegalan Balun Cepu Terancam Lima Tahun Penjara


BLORA —  Satuan Reserse Kriminal Polres Blora Polda Jateng tangkap 2 pelaku tindak pidana pencurian dengan pemberatan herwan ternak di Kecamatan Cepu Kabupaten Blora pada 16 Agustus 2023 yang dilakukan di Pekarangan Sambongrejo, Balun Kecamatan Cepu.

Kasat Reskrim Polres Blora AKP Selamet, S.H., M.M., mengatakan bahwa Kejadian pencurian terjadi pada Selasa 15 Agustus 2023 sekira pukul 12.00 WIB Di Lahan tegalan turut Kp. Sambongrejo, RT 07, RW 15, Kelurahan Balun, Kecamatan Cepu Kabupaten Blora yang mana ada warga yang melaporkan kehilangan hewan ternak berupa 1 (satu) ekor sapi jenis pegon, jenis kelamin bentina warna bulu merah bertanduk.

"Ada pengaduan dari masyarakat bahwa ada yang mencuri sapinya saat diberi makan dilahan tegalan turut Kp. Sambongrejo, RT 07, RW 15, Kelurahan Balun, Kecamatan Cepu Kabupaten Blora, Sapi ditali dengan tali tampar yang diikat dipatok besi bersama 2 ekor sapi lainnya, saat korban ini mau memberi minum ternyata salah satu sapinya hilang, korban sudah mencari disekitar lokasi namun  tidak menemukan lalu korban memeriksa rekaman CCTV yang ada disekitar lokasi bengkel praktrek milik PEM KAMIGAS Cepu Jl Dumai Cepu ternyata sapi milik korban ternyata telah dicuri oleh orang yang tidak dikenal dan diangkut dengan menggunakan Mobil Pick Up warna hitam, sedangkan Nopolnya tidak begitu jelas, kemudian korban melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Cepu guna penyelidikan lebih lanjut," jelas Kapolsek Cepu.

Kasat Reskrim Polres Blora AKP Selamet, S.H., M.M. menjekaskan bahwa atas kejadian tersebut, korban mengalami kerugian 1 ekor sapi jenis Pegon betina warna merah bertandu seperti banteng sebesar Rp. 13.000.000,00 (tiga belas juta rupiah).- 

"Pelaku berhasil ditangkap berkat bantuan CCTV sekitar TKP dan dari hasil penyelidikan pelaku inisial K dan MS ditangkap di rumah masing-masing dan dari pengakuan pelaku, sapi sudah dijual di pasar hewan Wilayah Pamotan, Kabupaten Rembang," kata  AKP Selamet.

Akibat perbuatan yang dilakukan oleh kedua pelaku, mereka terancam Pasal 363 KUHP tentang barangsiapa mengambil barang sesuatu, yang seluruhnya atau sebagaian kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum, diancam karena pencurian, dengan pidana penjara paling lama lima tahun. (Polres/Redaksi)
Share:

Friday, August 18, 2023

Rekor Agustusan di Blora Yang Dicatat MURI Unik dan Bermakna Filosofis


BLORA — Dua rekor Kabupaten Blora yang tercatat berhasil Museum Rekor Indonesia (MURI) dalam gelaran  ‘Gas Deso Bumi Kabupaten Blora’ dalam rangka syukuran HUT Kemerdekaan RI ke-78 tergolong unik dan mengandung nilai filosofi.
 
Diketahui, dalam rangka syukuran HUT kemerdekaan RI tahun 2023, Blora menggelar ‘Gas Deso Bumi Kabupaten Blora’ dengan menyajikan  9.640  Sego Berkat Buntel Daun Jati.
 
Acara yang digelar di sepanjang Jalan Pemuda Rabu (16/8/2023)  sore itu, pesertanya juga unik, yakni sebanyak  5.731 orang hadir dengan mengenakan busana Samin lengkap dengan ikat kepala.
 
Perwakilan dari MURI, Sri Widayati yang hadir langsung di acara itu, menyebut bahwa kegiatan tersebut tidak hanya berhasil memecahkan rekor saja, namun memiliki keunikan serta makna  filosofis yang mendalam.
 
Untuk itu pihaknya menyampaikan apresiasi yang sangat luar biasa terhadap Kabupaten Blora. "Kegiatan ini  sangat unik dan MURI memberikan apresiasi yang luar biasa,’’ tandas Sri Widayati.
 
Dikatakan, kegiatan dengan dilestarikannya sedekah desa dengan menyajikan makanan khas Blora, yaitu sego berkat bungkus godong jati, yang mana ada makna filosofi bahwa hidangan tersebut akan terus memberikan kebaikan dan berkah baik penerima maupun pemberi.

Tak hanya itu, lanjutnya, ribuan peserta Gas Deso Bumi Kabupaten Blora kompak mengenakan pakaian adat Suku Samin, suku yang ada di Kabupaten Blora. Mereka guyub rukun duduk membaur sepanjang Jalan Pemuda. Nampak juga para tokoh Sedulur Sikep Samin, seperti dari Desa Sambongrejo,  Desa Klopoduwur, turut hadir dalam acara sedekah bumi tersebut.
 
Pakaian Samin yang  berwarna hitam polos dan lengkap dengan ikat kepala khasnya, juga memiliki makna tersendiri. Yakni merupakan simbol kesederhanaan, kejujuran dan kesahajaan,” imbuhnya
 
Dikemukakan pula, sebelum dianugerahkan rekor, tim dari MURI telah melakukan verifikasi.  Saat diverifikasi, ternyata jumlah sajian sego berkat dan peserta pakaian samin yang jumlahnya justru melebihi target. Hal tersebut menandakan semangat dan antusias masyarakat Blora sangatlah luar biasa.
 
Usulan awal, 'Sajian Sego Berkat Terbanyak Bungkus Daun Jati' sebanyak 7.800 sajian, namun saat diverifikasi,  jumlahnya mencapai 9.640.
 
Sementara, jumlah peserta dengan mengenakan Busana Samin diperkirakan 4 ribu peserta, hasil yang diverifikasi juga ternyata melampaui banyak, yakni  ada 5.731 peserta.
 
Untuk itu, sebagai bukti tercatatnya prestasi Blora itu, maka MURI  menganugerahkan piagam penghargaan MURI kepada pemrakarsa dan penyelenggara dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Blora.
 
Mewakili pak Ketua Umum MURI, Jaya Suprana,  Sri Widayati mengumumkan sekaligus mengesahkan bahwa 'Sajian Sego Berkat Terbanyak Bungkus Godong Jati 9.640 Sajian' dan peserta yang hadir mengenakan Busana Samin sejumlah 5.731 orang, resmi tercatat do museum rekor dunia indonesia.  (Prokompim/Redaksi)
Share:

Tuesday, July 4, 2023

Wayang Kulit Semalam Suntuk Akhiri Rangkaian Kegiatan Hari Bhayangkara Ke-77 di Polres Blora


BLORA — Mengakhiri rangkaian kegiatan Hari Bhayangkara Ke-77 di Polres Blora, Kepolisian Resor (Polres) Blora menggelar Wayang Kulit semalam suntuk, Senin (3/7/2023).

Kegiatan yang dirangkai dengan Pemberian Penghargaan dari berbagai aspek, mulai dari Pendidikan, Keagamaan, dan juga Media Sosial, dan pemberian hadiah kepada para pemenang Lomba kegiatan Hari Bhayangkara yang diselenggarakan lalu dan juga penghargaan kepada Masyarakat yang berjasa dibidang tertentu yang brtujuan membangun Kabupaten Blora.

Kegiatan dibuka dengan Sambutan dari Kapolres Blora AKBP Fahrurozi, S.I.K., M.M., M.H., dan juga Bupati Blora H. Arief Rohman, S.IP., M.Si.

Sambutan Kapolres Blora yang intinya mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen yang ada di Kabupaten Blora yang telah mendukung penuh semua kegiatan Polres Blora baik Kegiatan rutin maupun kegiatan Hari Bhayangkara ke-77.

Sambutan Bupati Blora yang intinya mengucapkan selamat Hari Bhayangkara yang ke - 77, Semoga Polri Polres Blora semakin Jaya, tetap Eksis dimanapun ada masyarakat dan semoga Polri Presisi Membangun Negeri.

Kegiatan ditutup dengan Pagelaran Wayang Kulit dengan dalang Ki Dalang Sigit Arianto dan Dagelan Jolang  dengan Lakon Parikesit Ratu yang digelar semalam suntuk.(Polres/Redaksi)
Share:

Terbaru

Banjir Masuk Rumah, Seorang Ibu di Cepu MD Tersengat Listrik Kulkas

𝗕𝗟𝗢𝗥𝗔 ( BIDIKLENSA.MY.ID ) —  Peristiwa tragis menimpa sebuah keluarga di Kelurahan Ngelo, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora Jawa Tengah...

Total Pageviews

Contact Form

Name

Email *

Message *

Labels

Education

SELANJUTNYA »